Beranda aneka Pengelolaan Logistik KPU Ngawi Ngaku Bangkrut Ratusan Juta

Pengelolaan Logistik KPU Ngawi Ngaku Bangkrut Ratusan Juta

177
0

SIAGAINDONESIA.COM – Patut disayangkan terhadap tahapan Pemilu serentak 2019 terancam berbuntut masalah anggaran yang jumlahnya tidak sedikit. Edi Sukamto Sekretaris KPU Kabupaten Ngawi mengatakan, pada tahap pengelolaan logistik saja pihaknya menelan pil pahit.

Setidaknya dalam catatan keuangan pada pengelolaan logistik khususnya perakitan dan penyortiran kotak suara KPU Kabupaten Ngawi kata Edi, minus Rp 200 juta lebih. Meskipun pada pengelolaan logistik di KPU daerah dianggarkan sekitar Rp 1 miliar.

“Pada pengelolaan logistik ini saja sudah minus dua ratus juta lebih. Belum lagi yang lain-lainya,” terang Edi Sukamto Sekretaris KPU Kabupaten Ngawi, Selasa, (12/02/2019).

Bangkrutnya anggaran ratusan juta yang belum tertutup tersebut buntut sistim pencairan KPU RI semakin ribet. Sesuai konteknya, semua tahapan Pemilu serentak 2019 tidak boleh dipangkas. Semuanya harus dilaksanakan dengan mengoptimalkan setiap tahapan itu sendiri.

Edi meminta KPU RI harus melihat tahapan yang dijalankan dengan pagu anggaran harus sesuai. Minusnya anggaran bisa diprediksi lagi pada rekapitulasi suara hasil pesta demokrasi yang jatuh 17 April 2019 mendatang.

Sesuai hasil hitung-hitungan awal pada rekapitulasi nanti bakal minus Rp 300 juta. Hanya saja Edi tidak pernah menyebut secara pasti penyebabnya minus anggaran. Misalkan pada rekapitulasi suara di tingkat PPK harus dilaksanakan secara pararel dengan anggaran yang cupet.

Padahal jika dirunut ke atas, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran Rp 24,08 triliun untuk penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres 2019. Alokasi anggaran ini naik 3 persen atau bertambah Rp 700 miliar dibanding biaya Pemilu dan Pilpres 2014 lalu yang mencapai Rp 24,1 triliun. Pada 2018, pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran pemilu sebesar Rp 16 triliun. (pr)