Beranda News Rakernas IPI Diwarnai Desakan Dukung Capres

Rakernas IPI Diwarnai Desakan Dukung Capres

268
0
Zaini Ahmad Ketua Umum DPP IPI

SIAGAINDONESIA.COM – Desakan untuk digelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) yang digelar di Gedung Srijaya, Surabaya, sempat muncul. Peserta dari 4 provinsi menyuarakan untuk digelar Munaslub. Ajakan untuk mendukung ke salah satu pasangan Capres di Pemilu, April 2019 juga menyeruak.

“Benar, sempat muncul permintaan di gelar Munaslub dari empat provinsi peserta Rakernas,” kata Ketua Umum DPP IPI, Zaini Ahmad, di sela acara itu, Jumat (15/2/2019).

Itu, lantaran IPI tak mengambil sikap tegas sikap dukungan ke salah satu calon presiden di Pilpres 2019. Termasuk mengevaluasi kinerja ketua umum.

Lanjut Zaini, empat DPW yang mengusulkan Munaslub diduga mengarah untuk bisa dilakukannya pergantian ketua umum. Kemudian gerbong IPI diarahkan untuk mendukung ke salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Dirasa, aroma itu menguatkan di dalam tubuh IPI ada simpatisan yang ingin mengarahkan organisasi itu untuk mendukung pasangan tertentu.

“Yang saya tangkap sepertinya ada pesanan dari luar untuk dukung mendukung. Tetapi, sampai sekarang IPI tak memihak salah satu capres,” tegasnya.

Zaini tetap berpesan IPI netral dalam keberadaannya sebagai lembaga, tidak berpolitik praktis, dan dukung mendukung meski tidak dipungkiri ada yang melirik untuk mengarahkan ke arah itu.

Secara organisasi IPP tidak berpolitik praktis, namun tetap membebaskan masing-masing individu anggotanya menyalurkan hak politiknya untuk menentukan pilihan, termasuk di pilpres.

Untuk diketahui, Rakernas berlangsung mulai 14-16 Februari 2019 itu dihadiri sekitar 800 orang dari berbagai wilayah di Indonesia. Mereka adalah pengurus IPI tingkat pusat hingga daerah. Lembaga itu telah terbentuk di 32 provinsi. Dan, sebanyak 560-an sebagai pengurus daerah.

“Syukurlah, akhirnya semua bisa terselesaikan dengan baik. Isu yang mengarah ke Munaslub tidak akan terjadi. Selanjutnya kita tunggu pengesahan hasil rekomendasi yang menjadi kesepakatan,” terang Zaini.

Salah satu rekomendasinya, adalah mendorong presiden terpilih di Pemilu 2019, lebih peduli dalam peningkatan kualitas pesantren. Salah satunya di bidang ekonomi, agar pesantren lebih mandiri dan sejahtera.

Seperti yang sedang berjalan yakni penjajakan dengan Bank Mandiri dan Bulog. Bank Mandiri akan memberi kredit bagi koperasi dan unit usaha di pesantren. Bulog, rencananya akan mendirikan Rumah Pangan Kita (RPK) di pesantren.Tji