Beranda figur Jargon Tangsel Berprestasi Adalah Kenyataan Asal…

Jargon Tangsel Berprestasi Adalah Kenyataan Asal…

242
0

SIAGAINDONESIA.COM Prestasi sebuah wilayah tidak hanya ditentukan seberapa banyak wilayah tersebut memperoleh penghargaan. Namun juga bagaimana melatih dan membina kader yang berasal dari putera/puteri daerah asli.

Menurut Calon Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tangerang Selatan (Caleg DPRD Tangsel), Rendi Nugraha, jargon ‘Tangsel Berprestasi’ jangan hanya berada di awang-awang.

“Misalkan begini. Dalam olahraga atau kompetisi lain dimana Tangsel mengirimkan kader menjadi peserta, sebaiknya jangan cabutan. Harusnya kader setempat. Ini untuk menghindari pola pikir ‘yang penting juara’. Karena jika yang penting juara, berapa banyak pun piala, medali, piagam dan hadiah yang didapat itu tak akan berarti. Tidak ada nilai tambah di masyarakat. Walau itu kini dianggap lumrah lho,” tegas Caleg Nomor 6 Partai Hanura.

Untuk membuat jargon Tangsel Berprestasi itu adalah nyata, dirinya menyarankan adanya pembinaan mendalam.

“Sejak usia dini, ditarik, dibina, dilatih dan diarahkan ke arah mana dia ingin punya prestasi. Kalau pelatih silahkan dari mana saja, tapi yang dibina ini harus warga Tangsel, kader asli Tangsel yang nanti akan kita kontingenkan,” kata Rendi lagi. Sabtu (9/3).

Ia menyesalkan bahwa, sebelumnya sempat ada kejadian dimana seorang pelatih renang yang membawa atlet asli Tangsel dan memperoleh 11 medali tapi tidak mendapat perhatian pemerintah.

“Yakin Pemkot pasti senang, tapi entah bagaimana cerita sampai tidak digubris apalagi sampai mendapat apresiasi. Bukan soal penghargaan uang lah, tapi bagaimana ini bisa menjadi percontohan. Jika pembinaannya disiplin sejak dini maka hasil pun tidak akan mengkhianati,” sambungnya.

Ia melanjutkan, masalah ini dapat dibenahi jika ada yang peduli.

“Nanti harus ada tim khusus di Tangsel yang menangani warga-warga berprestasi ini,” tutup Rendi. rian