Beranda aneka Buntut Ulah Vivi Puluhan Konsumen Geruduk Dieler Motor

Buntut Ulah Vivi Puluhan Konsumen Geruduk Dieler Motor

637
0

SIAGAINDONESIA.COM – Dampak masalah EO alias Vivi perempuan 29 tahun selaku marketing salah satu dieler motor di Ngawi berbuntut panjang. Pasalnya, puluhan konsumen mendatangi salah satu dieler motor di Jalan Ngawi – Solo masuk Desa Grudo, Kecamatan Ngawi Kota, Ngawi, Sabtu, (16/03/2019).

Kedatangan para konsumen tersebut menuntut kejelasan akan nasib sepeda motornya. Jelasnya, sepeda motor mereka takut ditarik leasing. Mengingat selama ini telah membayar cash namun oleh Vivi selaku marketing dialihkan ke sistem kredit tanpa sepengetahuan mereka.

Sutrisno salah satu konsumen sepeda motor asal Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Ngawi mengatakan, awalnya ia mendatangi dieler untuk membeli satu unit sepeda motor seharga Rp 18 juta secara cash. Transaksi pun dilakukan dieler yang diterima oleh Vivi.

Sepeda motor pesanan Sutrisno dikirim selang beberapa waktu kemudian terbit STNK atas nama Novi. Kontan saja dibuat kaget padahal ia tidak merasa kredit motor. Setelah di kroscek ke dieler ternyata sepeda motor miliknya masih DP senilai Rp 2,1 juta lebih dengan angsuran perbulan Rp 1,8 juta melalui salah satu bank pembiayaan.

“Awalnya saya ingin beli cash dan membayar tapi tahu-tahu kredit. Dan kesini saya menuntut keadilan,” ungkap Sutrisno.

Nasib serupa juga dialami Purwati warga Blora, Jawa Tengah. Dirinya telah membayar secara tunai sebesar puluhan juta malah sepeda motornya tidak kunjung dikirim hingga kini. Tak pelak meminta pertanggungjawaban dieler.

Sedangkan pihak dieler menjelaskan, kedatangan para konsumen untuk menuntut keadilan akibat ulah Vivi. Namun apapun alasanya, perbuatan perempuan asal Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Ngawi sudah ditangani kepolisian.

Fendi selaku kepala cabang dari dieler itu mengungkapkan, pernyataan para konsumen akan diselesaikan secepatnya. Hingga sekarang dibenarkan perbuatan Vivi merugikan puluhan konsumen dan nilai materi mencapai ratusan juta. (pr)