Beranda Headline OTT Gus Romi Bukti Hukum Tidak Tebang Pilih

OTT Gus Romi Bukti Hukum Tidak Tebang Pilih

152
0

SIAGAINDONESIA.COM Operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, di Surabaya adalah bukti bahwa penegakan hukum tidak tebang pilih.

“Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, untuk penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi, justru tanpa ada posisi tawar – menawar. Pemberantasan korupsi tajam ke atas dan bawah,” ujar Ketua Masyarakat Anti Korupsi (Marak), Agus Yohanes.

Ia menyatakan, Presiden Jokowi tidak akan melindungi orang yang terlibat korupsi, meski orang tersebut memiliki hubungan kedekatan dengan dirinya dan partai koalisi. Maka dari itu Jokowi patut diapresiasi karena mempunyai komitmen kuat pemberantasan korupsi di Tanah Air.

“Penangkapan terhadap Romahurmuziy ini merupakan salah satu komitmen Jokowi yang tidak memberikan perlindungan dalam pemberantasan korupsi. Tidak hanya Romahurmuziy, ketua umum partai lain pun yang pernah minta tolong, juga tidak digubris oleh mantan Wali Kota Solo itu,” katanya. Sabtu (16/3).

Agus memastikan, OTT KPK terhadap Gus Romi tidak ada kaitan dengan persoalan pemilu presiden.

“Sebab, apa yang dilakukan Romahurmuziy tersebut, merupakan masalah pribadi” tandasnya. rian