Beranda alutsista Alutsista Berkualitas Karya Pindad dan PTDI‎

Alutsista Berkualitas Karya Pindad dan PTDI‎

18485

IMG_20141110_103442_edit1_edit

SIAGA – Siapa bilang anak bangsa tidak bisa berkreasi? Anak-anak bangsa di PT Dirgantara Indonesia dan PT Pindad membuktikan, Indonesia bisa memproduksi alat utama sistem pertahanan (alutsista) berkualitas. Bahkan, beberapa di antaranya berhasil menembus pasar ekspor. 

Menhan Ryamizard Ryacudu membuktikan sendiri alutsista buatan dua badan usaha strategis milik negara ini. Eks KSAD ini melihat dengan mata kepala sendiri saat bertandang ke pabrik dua PT ini di Bandung, beberapa waktu lalu.

Saat di PT Pindad, Menhan dan rombongan berkeliling‎, meninjau langsung beberapa fasilitas produksi pertahanan dan keamanan andalan, seperti Divisi Senjata dan Divisi Kendaraan Khusus. 

Di fasilitas produksi ini, Menhan menerima penjelasan dari produksi awal hingga lahirnya berbagai kendaraan tempur unggulan seperti panser Anoa, Komodo dan Badak. 

Di akhir kunjungan di PT Pindad, Menhan ‎menyaksikan defile berbagai kendaraan tempur dan menyaksikan uji tembak senjata. Bukan hanya itu, Menhan pun dibuat terpukau dengan aksi panser amphibi yang mengapung dan berputar-putar di kolam uji.

Setelah dari PT Pindad, Menhan Ryamizard bergegas ke PT Dirgantara Indonesia. Kunjungan ini merupakan yang pertama kali dilakukan. 

Ia pun meninjau program-program terkontrak baik dalam maupun luar negeri, yang sedang ‎diselesaikan. Di antaranya adalah CN 235-220 MPA, NC 212-200, Super Puma NAS 332 dan CN 295.

Bukan hanya itu, Menhan pun melihat perakitar Helikopter Fennec dan program terbaru PTDI yaitu N219 serta pusat rancang bangun pesawat tempur KFX/IFX.

Ryamizard pun meminta PT Pindad dan PT DI untuk terus mengembangkan alutsista unggulan yang diperlukan TNI. Sementara itu, Plt Dirut PT Pindad Tri Hardjono menyambut keinginan itu. Namun ia juga meminta pemerintahan baru juga mendukung PT Pindad via kebijakan yang memajukan industri pertahanan nasional.

Terpisah, Dirut PTDI Budi Santoso mengatakan, kedatangan Ryamizard ke PTDI sekaligus menjadi momentum penting untuk menjaga kesinambungan penggunaan dan pengembangan produk pertahanan NKRI di masa mendatang.

Foto: Dok. Siaga