Beranda aneka Urai Kemacetan Pemkab Gresik Bangun U-Turn Didepan IGD RSUD Ibnu Sina

Urai Kemacetan Pemkab Gresik Bangun U-Turn Didepan IGD RSUD Ibnu Sina

384
0

SIAGAINDONESIA.COM Untuk menghindari kemacetan di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo Gresik, tempatnya diantara depan Icon Mall dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik akan membangun u-turn baru, setelah Bupati Gresik Sambari Halim Radianto melakukan monitoring dilokasi, Rabu (12/9/2018).

 

Bupati yang didampingi oleh Asisten II, Siswadi Aprilianto, Kepala Dinas Perhubungan Nanang Setyawan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Najikh, Kepala Dinas PU Gunawan Setiyadi, Kepala BPPKAD Andhi Hendro Wijaya, Kepala Bagian Pembangunan, Kepala Bagian Umum Pemerintah Kabupaten Gresik dan Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik Sutrisno

Menurut Kepala Bagian Humas Pemkab Sutrisno, dalam monitoring yang Bupati bersama sejumlah Kepala OPD diterima oleh pihak Manajemen Icon Mall. Kemudian bersama-sama memantau progress pembangunan Icon Mall yang dikerjakan sesuai dengan perijinan yang ada. Sedangkan, pembangunan u-turn rencananya akan dilakukan pada tengah malam pada pukul 00.00 WIB nanti.

“Untuk mengantisipasi kemacetan kendaraan terutama yang menuju ke IGD RS Ibnu Sina, Bupati mensegerakan pembangunan u-turn didepan IGD RSUD Ibnu Sina agar kendaraan ambulance tidak harus berputar balik. Dan sesuai rencana, nanti malam pembangunan u-turn bisa dimulai. Dengan diawali membuka pembatas yang ada ditengah jalan dan menutup titik putar balik yang sudah ada,” kata, Sutrisno

 

Selain itu, ada beberapa hal lain yang dilakukan untuk mencegah kemacetan. Pihak Icon Mall juga akan memperlebar trortoar dari keadaan sekarang menjadi selebar 4,4 meter. Tentu saja pelebaran trotoar yang bakal menjadi jalan pedestrian itu tidak mengurangi lebar jalan raya. Namun, kian mempercantik kondisi trotoar,” ujarnya.

 

Di tambahkan Sutrisno, meski pembangunan pendestrian jalan itu dilakukan dengan menutup saluran air yang ada. Tetapi tidak merubah fungsi saluran sebagai mana mestinya dan juga tidak mengurangi lebarnya. “Tak hanya itu, saluran air yang hendak ditutup itu diluruskan dari kondisi sekarang yang sedikit berkelok. Kemudian diatas saluraan air itulah trotoar yang berfungsi sebagai jalan pedestrian akan dibangun. Selain itu Icon Mall juga akan menggeser halte ke tempat yang lebih tepat,” tuturnya.

 

“Dalam kegiatan pembangunan tersebut, biayanya seratus persen ditanggung oleh pihak Icon Mall. Jadi Pemkab Gresik, tidak sepeserpun mengeluarkan biaya,” tandasnya.

Pada saat monitoring Bupati Sambari juga menanyakan kebenaran berita yang berkembang di media sosial. Terkait adanya kekhawatiran warga Gresik bahwa pihak manajemen Icon Mall tidak membolehkan atau tidak akan menerima karyawan wanita yang berjilbab.

Namun, hal itu langsung ditepis oleh pihak manajemen Icon Mall. “Bupati Sambari menanyakan langsung hal itu kepada top manajemen, terkait kekhawatiran warga Gresik yang sempat mencuat di media social tentang larangan karyawati berjilbab. Pihak top manajemen menyatakan itu tidak benar. Bahkan pihak manajemen menunjukkan bahwa banyak karyawannya yang memakai jilbab. Tadi sempat ditunjukkan ke Pak Bupati,” ungkap Sutrisno.

 

Sementara, prihal pembangunan u-turn di depan IGD, Kepala Dinas Perhubungan Nanang Setyawan menyatakan bahwa malam ini pihaknya siap untuk memul membongkar pembatas jalan.

 

“Nanti malam akan kami lakukan, namun untuk sementara setelah pembatas jalan itu dibongkar kami akan memberi pembatas sementara atau barrier, sebelum bangunan u-turn dan rambu resmi dipasang. Nantinya u-turn lama yang di depan RS akan dirantai. Kami sudah berkirim surat kepada Balai Besar Jalan Nasional terkait beberapa perubahan itu” tandasnya. Adv