Beranda Headline Beredar Surat Palsu KPK Panggil Kapolri Sebagai Tersangka

Beredar Surat Palsu KPK Panggil Kapolri Sebagai Tersangka

352
0
Ketua KPK Agus Raharjo.

SIAGAINDONESIA.COM Beredar surat panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian di jejaring media sosial.

Disebutkan dalam surat dengan logo KPK di bagian kiri atas bernomor Spgl/551/DIK.01.00/40/10/2018 tertanggal 29 Oktober 2018, Kapolri Tito dipanggil sebagai tersangka terkait perkara suap dari CV Sumber Laut Perkasa Basuki S Hariman. Tito diperiksa dalam kapasitasnya ketika menjabat sebagai Kepala Polda Metro Jaya, Kepala BNPT, dan Kepala Polri.

Surat itu juga menyebutkan pemeriksaan Tito dilakukan pada pada Jumat, 2 November 2018. Kemudian tertera atas nama Deputi Bidang Penindakan Sektor Penyidikan KPK yang ditandatangani penyidik bernama Panca Putra S. Ada pula stempel dari komisi antirasuah.

Sejauh ini Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarief menyatakan surat yang beredar adalah palsu alias hoaks.

“Ini surat palsu,” kata Agus, Jumat (26/10).

Agus mengatakan, beredarnya surat palsu tersebut mencoba untuk mengadu domba aparat penegak hukum. Karenanya, KPK akan mengungkap surat palsu tersebut.

Dalam proses pengungkapan itu, KPK akan bekerja sama dengan kepolisian. “KPK dan Polri akan bekerja sama ungkap surat palsu yang adu domba aparat penegak hukum,” kata Agus.

Juru bicara KPK Febri Diansyah juga menjelaskan bahwa surat tersebut memiliki penomoran yang keliru. Febri menyebutkan tanda tangan dan stempel yang tertera dalam surat tersebut salah.

Selain itu, Febri menyebutkan KPK tidak pernah mengeluarkan surat panggilan tersebut. “Surat itu tidak benar,” kata Febri.nv