Beranda Headline 30 Warga Long March Blitar-Jakarta Minta Pemerintah Revisi Undang-undang ITE

30 Warga Long March Blitar-Jakarta Minta Pemerintah Revisi Undang-undang ITE

279
0
Persiapan warga menuju Jakarta

SIAGAINDONESIA.COM sebanyak 30 warga menggelar long march dari Blitar menuju Jakarta. Mereka berangkat dari Makam Bung Karno, di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Rabu (19/12).

Mereka akan menggunakan sepeda motor dan berhenti di 19 daerah di Jawa Timur dan 34 daerah lainya di seluruh Pulau Jawa. Tujuan mereka ingin bertemu dengan Presiden Jokowi, Kapolri, Komnasham, Kejagung RI, MA RI, DPR RI, Kompolnas, dan Ombudsman. “Kita ingin pemerintah memghapus pasal-pasal karet UU ITE yang mengancam demokrasi dan jurnalisme,” ungkap Rudi Handoko, korlap aksi di Makam Bung Karno, Rabu (19/13).

Menurutnya, pasal 27 ayat 3 Undang-undang ITE merupakan pasal karet yang dapat mengancam bagi kebebasan berdemokrasi. Pasal ini sering digunakan sebagai senjata pamungkas bagi penguasa untuk menghindari kritik dari masyarakat. “Bahkan pasal ini juga perlahan-lahan juga menyasar kawan-kawan jurnalistik,” tegas Rudi.

Selain mengapuskan UU ITE, para warga ini juga meminta Mabes Polri memgambil alih penanganan kasus hukum surat palsu KPK dan teror bom di Blitar. Menurutnya, kasus ini merupakan kejahatan yang terorganisir dan sebuah skenario besar dari para pelakunya.

Lanjut Rudi, dalam perjalanannya nanti, mereka akan mendapatkan bantuan massa dari simpatisan di berbagai daerah hingga sampai Jakarta mencapai ribuan. Dijadwalkan mereka akan sampai di Jakarta pada 10 Januari mendatang. “Saya tidak bisa memastikan berapa jumlahnya nanti, namun saya rasa hingga ribuan,” tegasnya.rob