Beranda News Ahmad Firdaus Ingin Petani Serta Industri Di Lamongan Dan Gresik Berkualitas Dan...

Ahmad Firdaus Ingin Petani Serta Industri Di Lamongan Dan Gresik Berkualitas Dan Berdayasaing

741
0

SIAGAINDONESIA.COM Pria kelahiran Lamongan ini menginginkan daerahnya yang jadi lumbung pangan nasional ini, bisa terus eksis sebagai penyangga pangan dengan menjaga kelangsungan lahan produktif. Begitu juga kehidupan petani juga harus terus didampingi, agar persoalan yang muncul segera dicarikan solusi. “Sebagai penyangga pangan nasional apa yang dibutuhkan petani sudah selayaknya diperhatikan. Apalagi di daerah Lamongan banyak masalah yang butuh backup pemerintah,” ungkap Politisi Gerindra Jatim ini.

Dengan posisi geografis Lamongan sebagian daerahnya ada di sepanjang Bengawan Solo yang rentan banjir sangat diperlukan normalisasi waduk waduk yang ada sehingga air bisa  digunakan ketika kemarau. “Semua juga tahu di waktu itu (kemarau) banyak daerah yang kekurangan air. maka normalisasi waduk harus makin serius dipikirkan,” tambah pria yang kembali maju menjadi caleg DPRD Jatim Lamongan Gresik ini.

Hal ini juga terjadi di Gresik bagian selatan yang dominan dengan pertanian namun sering terancam banjir tahunan dari aliran Kali Lamong juga perlu penanganan terpadu baik pemkab, pemprov sampai pusat.

Tidak hanya petani, di wilayah yang masuk kawasan Pantura ini, kata Firdaus persoalan nelayan juga perlu mendapat perhatian. Di sini banyak persoalan yang dihadapi nelayan Misal alat tangkap cantrang yang beberapa waktu lalu jadi polemik berkepanjangan, hingga perlunya koperasi dan UMKM pada komunitas nelayan untuk mendayagunakan hasil tangkapan sehingga menumbuhkan peningkatan nilai ekonomi. Ini yang muncul ke permukaan dan butuh pendampingan,” tambahnya.

Lantas bagaimana dengan Gresik, Kota para wali yang kini sedang berbenah menjadi sentra industri strategis di era revolusi industri 4.0 kini bermunculan beberapa kawasan industri. “Yang diperlukan oleh Gresik adalah penyiapan SDM yang menguasai dinamika teknologi dan informatika sehingga bisa mengisi posisi yang penting tanpa ketergantungan tenaga kerja asing,” kata Firdaus.

Sebagai Sentra industri rumah tangga baik kerajinan termasuk kopyah maupun usaha makanan ringan/camilan , menurut politisi yang duduk sebagai Ketua Ketua Komisi B DPRD Jatim ini memandang perlu suport penuh dari pemerintah maupun instansi swasta yg ada untuk menjadikan ini makin terus berkembang.

Pria yang sudah 3 periode di DPRD Provinsi Jawa Timur berangkat dari dapil Lamongan Gresik ini berharap ke depan dua kabupaten yang kini menjadi daerah pilihan pengembangan industri setelah Surabaya mampu mewujudkan diri sebagai smart city, “Saya rasa sudah saatnya kita perjuangkan Lamongan dan Gresik menjadi smart city, yaitu sebagai daerah yang mewadahi kemajuan industri dengan tetap menjaga keseimbangan lingkungan, penjaga gudang pangan dan perikanan di Indonesia,” pungkasnya. Nang