Beranda aneka Baru 17 Persen Tanah Besertifikat Kades Satu Ini ‘Welcome’ PTSL

Baru 17 Persen Tanah Besertifikat Kades Satu Ini ‘Welcome’ PTSL

259
0

SIAGAINDONESIA.COM – Belum adanya jaminan kepastian hukum atas tanah sering kali memicu terjadinya sengketa dan perseteruan atas lahan di berbagai wilayah. Selain di kalangan masyarakat, baik antar keluarga, tak jarang sengketa lahan juga terjadi antar pemangku kepentingan baik dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan pemerintah.

Hal itu membuktikan pentingnya sertifikat tanah sebagai tanda bukti hukum atas tanah yang dimiliki. Dengan adanya sentuhan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) membuat masyarakat sangat terbantu dengan kepengurusan sertifikat berbiaya murah tersebut.

Supriyono Kepala Desa (Kades) Teguhan, Kecamatan Paron, Ngawi mengaku dengan PTSL merupakan kesempatan baik bagi warganya untuk mendapatkan sertifikat. Mengingat, sampai tahun 2019 ini warganya selaku pemegang hak atas tanah baru tercatat 17 persen atau 739 bidang tanah mengantongi sertifikat yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) itu.

“Tentu kita apresiasi kehadiran program PTSL sangat membantu sekali bagi warga untuk mendapatkan hak kepastian hukum atas tanahnya,” terang Supriyono, Sabtu, (26/01/2019).

Ditargetkan, sampai akhir tahun 2019 ini proses sertifikasi tanah harus mencapai 80 persen atau 3.200 bidang tanah. Diakui, yang belum muncul sertifikat data terakhir yang dihimpun tercatat ada 3.684 bidang tanah. Dari total itu 10 persen diantaranya dilakukan pemecahan bidang tanah, sehingga totalnya mencapai 4 ribu bidang tanah.

“Biaya yang muncul dalam persiapan PTSL di desa kami setiap pemohon nilainya menyesuaikan dengan aturan yang ada. Tentu besaran biaya yang terjadi melalui kesepakatan,” ungkapnya. (pr)