Beranda News DPP IPI Minta Jajarannya Tidak Golput di Pilpres 2019

DPP IPI Minta Jajarannya Tidak Golput di Pilpres 2019

246
0
H Zaini Ahmad didampingi pengurus dari DPP IPI

SIAGAINDONESIA.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Pesantren Indonesia (IPI)  menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan anggota mulai pusat dan daerah untuk menggunakan hak pilihnya alias tidak golput di Pemilu 2019.

“DPP menginstruksikan agar menggunakan hak pilih di Pemilu April nanti, itu sebagai bentuk pertanggungjawaban sebagai warga negara yang baik. Seluruh pengurus dan anggota agar jangan golput, gunakan hak pilih sebaik-baiknya,” kata Ketua Umum DPP IPI, KH Zaini Ahmad disela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IPI di Surabaya, Kamis (14/2/2019).

Disebutkan, dalam Rakernas yang digelar tiga hari, mulai hari ini akan disampaikan hal itu kepada peserta.

Lanjut Zaini, secara organisasi, IPI tidak mendukung salah satu pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, baik nomor 01 atau 02. Namun, mendukung penuh presiden terpilih dan menjaga kedaulatan pemerintahan NKRI. Itu sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa termasuk para kiai.

“Pilihan politik kita serahkan kepada individu masing-masing, karena itu merupakan hak politik setiap warga negara untuk menyalurkan aspirasi,” tambahnya.

IPI tidak berpolitik praktis atau memihak salah satu kelompok atau golongan. Namun, mendukung pimpinan nasional terpilih dan tetap menjunjung tinggi dan menghormati simbol-simbol negara.

Ikut menjaga dan mengawal pemerintahan yang sah, menjaga kerukunan dalam keberagaman guna mewujudkan pemerintahan dan kedaulatan negara yang kuat. Guna terwujudnya keadilan dan kemakmuran.

Untuk pelaksanaan Rakernas dijadwalkan digelar di Gedung Srijaya, Jalan Mayjen Sungkono dan akan dihadiri oleh Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa, sejumlah tokoh nasional dan undangan lainnya.

Salah satu agenda bahasan selain evaluasi di internal organisasi IPI, juga ikut dibahas kepemimpinan Presiden Joko Widodo, dan kinerjanya untuk rakyat.  

Rakernas dihadiri sedikitnya 800 orang peserta dari berbagai daerah. Selain dari pengurus pusat, juga dari daerah atau tingkat cabang. Dari tingkat provinsi ada di 32 provinsi,  tingkat kabupaten kota 600-an. Dari berbagai pesantren di Indonesia tercatat sebanyak 30 ribu orang, mereka tercatat dari 33 provinsi di Indonesia.

“Anggota IPI rata-rata pesantren kecil atau kampung yang santrinya tidak lebih dari seribu santri,” tegasnya.Tji