Beranda Headline Gubernur Beri Tugas Khusus Wagub Jatim Kembangkan Kabupaten Trenggalek

Gubernur Beri Tugas Khusus Wagub Jatim Kembangkan Kabupaten Trenggalek

145
0

SIAGAINDONESIA.COM Dinas Kebudayaan dan Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar seni budaya daerah di Taman Budaya Jatim, Surabaya, Jumat – Sabtu tanggal 15-16 Maret 2019. Hal tersebut menunjukkan sinergitas program antara kabupaten dengan pemerintah provinsi.

Gelar seni budaya memiliki arti penting dalam rangka melestarikan seni budaya daerah untuk mendapatkan multi player effect yang maksimal dengan adanya unsur promosi pariwisata serta pameran produk UMKM.

“Tujuan utama gelar seni budaya daerah adalah untuk mempromosikan potensi daerah Trenggalek beserta produk unggulan UMKM,” terang Ir Wahid Wahyudi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur.

Impact dari gelaran seni budaya daerah sendiri memberikan kontribusi cukup signifikan bagi ekonomi Jatim. Sepanjang 2017 kemarin tercatat Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim mencapai 2019,19 triliun rupiah. Nilai tersebut memberikan kontribusi ekonomi nasional sebesar 14,86 persen.

“UMKM menyumbang separuh pemasukan PDRB (50,12 persen). Secara umum, ekonomi Jatim sangat bagus di tengah perang dagang Amerika-Cina. Pertumbuhan ekonomi Januari-September tahun lalu, Jatim mampu bertengger di angka 5,48 persen melebihi rata-rata pertumbuhan ekonomi Nasional (5,17 persen),” sambung mantan Kadishub DLLAJ Jatim itu.

Ir Wahid Wahyudi menambahkan, secara kewilayahan, Jatim dibagi menjadi empat kelompok. Daerah yang cukup maju (Jatim bagian tengah) karena infrastruktur ekonominya lengkap, wilayah ekonomi sedang (Jatim bagian utara), wilayah relatif tertinggal (Jatim bagian selatan), dan wilayah terisolir berupa kepulauan.

“Trenggalek sendiri masuk ke dalam Jatim selatan. Oleh karena itu menjadi perhatian penuh bagi Ibu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sehingga beliau memberikan tugas khusus kepada Wakil Gubernur Jatim yang notabene mantan Bupati Trenggalek untuk pengembangan wilayah selatan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sunyoto, selaku Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Trenggalek mengatakan momen Jalur Lintas Selatan atau JLS digunakan sebaik mungkin untuk membuka destinasi baru pariwisata berbasis masyarakat, didukung potensi budaya, pertanian dan perikanan.

“Sama dengan daerah lain, Trenggalek terus berbenah untuk mengembangkan daerah wisata di pesisir selatan,” pungkas Sunyoto.Pak_Dik