Beranda alutsista Danpuspom TNI Klarifikasi Pelat Nomer Dinas TNI Digunakan Bawa Logistik Salah Satu...

Danpuspom TNI Klarifikasi Pelat Nomer Dinas TNI Digunakan Bawa Logistik Salah Satu Paslon

159
0
Konferensi Pers dengan Kapuspen TNI Dan Danpuspom TNI
Konferensi Pers dengan Kapuspen TNI Dan Danpuspom TNI

SIAGAINDONESIA.COM Pihaknya tengah mendalami nomer plat dinas TNI yang terpasang pada mobil Mitsubishi Pajero hitam yang dipakai untuk membawa logistik di acara relawan Prabowo-Sandiaga yang viral di media sosial ini.Demikian dikatakan Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen TNI) Mayjen TNI Sisriadi saat Konferensi Pers bersama Komandan Puspom TNI, Mayor Jenderal (Mayjen) Dedi Iswanto di Balai Media Puspen TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (22/3/19).
.
“Plat nomer pada kendaraan dinas TNI bisa dengan mudah dikenali , yaitu dari nomor yang ada di pelatnya. Pelat itu kan bentuk fisik ya, jadi siapapun bisa membuat di tempat umum gitu ya. Tapi secara registrasi, bahwa pelat nomor yang tertera itu, pelat 3005-00 terdaftar atas nama Mitsubishi Lancer, sejenis sedan,lalu dalam peregistrasian, kita menggunakan kode-kode, kalau kepala 3, adalah sedan, kepala itu apa, kepala 5 itu apa,”tegas Kapuspen TNI.

Menurut Komandan Puspom TNI, Mayor Jenderal (Mayjen) Dedi Iswanto, pelat nomor kendaraan 3005-00 itu memang milik Mabes TNI. Namun, pelat nomor itu seharusnya terpasang di kendaraan Mitsubishi Lancer, bukan di Mitsubishi Pajero.

“Jenis kendaraannya tidak sesuai dengan daftar registrasi di Mabes TNI. Dari hasil pengecekan data yang ada di registrasi Mabes TNI, bahwa nomor tersebut betul nomor kendaraan yang ada di Mabes TNI, yang mana nomor tersebut adalah 3005-00, namun jenis kendaraannya tidak sesuai dengan registrasi yang ada di Mabes TNI, yang mana data di registrasi militer, berjenis Mitsubishi Lancer, ” kata Danpuspom TNI.

Danpuspom TNI memastikan, pihaknya akan menyelidiki siapa yang menggandakan pelat nomor dinas TNI tersebut dan dipasang ke mobil Mitsubishi Pajero seperti yang terekam di sebuah video yang viral di media sosial itu.

“Hal tersebut sedang dalam penyelidikan dan pendalaman kami. Saat ini Mabes TNI terus mencari tahu ada atau tidaknya keterlibatan prajurit TNI terkait kasus mobil Pajero tersebut. Bila ada, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada prajurit tersebut sesuai dengan peraturan yang ada. Tentunya kalau nanti sudah terang permasalahannya, tentu akan mengikuti peraturan yang berlaku,”tegas Danpuspom TNI.

Adapun sanksi yang akan diberikan, jelas Danpuspom TNI, disesuaikan dengan pelanggaran yang dilakukan. Namun, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait hal tersebut.

“Kami akan cari tahu tentang unsur-unsur pelanggaran yang dilakukan. Tapi, sesuai dengan unsur-unsurnya. Masih kita dalami,” tandasnya.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan ssbuah mobil Dinas berpelat Mabes TNI di kampanye paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dalam video, tampak mobil tersebut berada di dekat spanduk Prabowo-Sandi dan dikelilingi banyak warga. Dalam video tersebut juga terlihat seorang pria mengenakan kemeja biru, masuk ke dalam mobil lalu membagi-bagikan bingkisan dari [email protected]