Beranda aneka Tolak Perubahan JPD, Puluhan Warga Tanjung Turun Ke Jalan

Tolak Perubahan JPD, Puluhan Warga Tanjung Turun Ke Jalan

132
0

SIAGAINDONESIA.COM Unjukrasa menolak perubahan jalan poros desa (JPD) dilakukan oleh puluhan warga Desa Tanjung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Didepan Kantor DPRD Setempat, Senin (25/3/2019).

Aksi itu, dipicu oleh rencana perubahan fungsi JPD yang akan dilakukan oleh PT Waskita Karya (WK). Selaku, pihak pelaksana pengerjaan proyek jalan tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM).

“Kami warga Desa Tanjung, dengan tegas menolak rencana PT WK yang akan merubahan jalan poros desa yang awalnya lurus menuju kesejumlah desa lain. Dibuat membelok, sehingga membuat jarak tempuhnya menjadi jauh,” teriak Supri dalam orasinya.

“Jalan poros desa ini adalah warisan nenek moyang, sudah ada sejak jaman dahulu dan menjadi sarana vital warga desa dalam melakukan aktifitas sehari-hari,” ujarnya.

“Tak hanya itu saja, kondisi jalan penghubung antara dua desa tersebut sangat sepi. Terutama waktu malam hari atau pas turun hujan, kami khawatir bisa memicu timbulnya aksi kejahatan. Apalagi belokan jalan tertutup jalan tol, ini yang menjadi keberatan warga,” katanya.

“Kalau jalan poros desa dirubah, maka warga Desa Tanjung yang hendak menuju ke Desa Turirejo maupun sebaliknya yang biasanya ditempuh waktu 15 menit. Bisa menjadi setengah jam, bahkan mungkin lebih,” ungkapnya.

Di tambahkan Supri, warga menghendaki agar PT Waskita Karya selaku pelaksana proyek jalan tol. Tidak merubah, tapi mengikuti seperti kondisi jalan saat ini yang lurus. “Permintaan warga sederhana, PT WK tidak merubah kondisi jalan yang lurus menjadi berbelok,” ucapnya.

“Jika tuntutan kami ini diabaikan, maka kami tak segan-segan menggelar demonstrasi yang lebih besar lagi dari hari ini,” pungkasnya. Zer