Beranda News Ternyata Susanti Mau Dibunuh Dua Hari Sebelumnya

Ternyata Susanti Mau Dibunuh Dua Hari Sebelumnya

811
0

SIAGAINDONESIA.COM – Benar-benar sadis tragedi pembacokan terhadap diri Susanti seorang ibu rumah tangga 30 tahun hingga korbanya tewas. Dari hasil penelusuran peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 11.12 WIB, Senin, (25/03/2019), di Dusun Jatisari, Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Ngawi menyisakan sederet kisah.

Seperti yang diungkapkan Wahyudin (35) salah satu tetangga sekaligus kerabat korban dengan gamblang menjelaskan, sebenarnya pelaku yang masih misterius itu sudah merencanakan pembunuhan terhadap korban sejak dua hari lalu. Tepatnya pada Sabtu malam, (23/03/2019), sekitar pukul 20.30 WIB pelaku yang sudah diketahui ciri-cirinya tersebut berusaha masuk rumah korban.

“Sebenarnya pembunuhan itu hampir terjadi sejak dua hari lalu. Saat itu pelaku yang memakai cadar berhasil masuk rumah melalui pintu dapur bagian belakang. Namun aksi pelaku diketahui oleh si Ari anak pertama dari korban lalu pelaku ini sembunyi dibelakang perkakas dapur lalu melarikan diri,” terang Wahyudin, Selasa, (26/03/2019).

Ungkapnya, pelaku misterius itu yang diduga kuat berjenis kelamin laki-laki tetangga desanya. Bahkan dugaan itu antara korban dengan terduga pelaku mempunyai hubungan baik dan saling kenal termasuk dengan keluarga besar korban. Hanya saja beber Wahyudin, dirinya tidak mengetahui sama sekali motif maupun latar belakang dari pembunuhan sadis itu.

“Kalau kecurigaan memang ada terhadap siapa pelaku ini. Kalau bisa diduga masih tetangga desa dengan korban hanya saja bukan kerabat melainkan orang lain,” jelasnya.

Sambungnya, pembunuhan itu benar-benar terjadi dihadapan Ari yang masih berusia 10 tahun yang tidak lain anak sulung korban. Saat itu korban bersama anaknya lagi tidur didepan televisi dan kemungkinan pelaku dengan memakai cadar berhasil masuk rumah tanpa diketahui korban maupun anggota keluarga lainya.

Diwaktu bersamaan Ikhwan suami korban posisinya tidak berada dirumah. Setelah diyakini kondisi rumah sepi, pelaku langsung membacok berkali-kali terhadap tubuh korban dengan senjata tajam. Akibatnya Susanti mengalami luka bacok serius dibagian wajah, leher bagian belakang, dada dan sebagian lagi diperut.

“Pas kejadian itu sempat didengar mertuanya ada suara gaduh dikira korban lagi bertengkar dengan suaminya. Ternyata ada suaranya Ari yang minta tolong langsung saja pintu didobrak dan menemukan Susanti sudah bersimbah darah,” ungkap Wahyudin.

Pasca kejadian korban langsung dilarikan ke UGD Puskesmas Walikukun namun kondisinya makin kritis saat itu juga dirujuk lagi ke IGD RSUD dr Soeroto Ngawi. Dalam perawatan inilah akhirnya nyawa Susanti tidak tertolong meskipun medis berusaha menyelamatkannya. Terhitung hingga pukul 11.30 WIB, Selasa, (26/03/2019), jenasah korban masih dikamar mayat RSUD dr Soeroto Ngawi.

“Ini masih menunggu hasil visum dari polisi sehingga jenasah belum bisa dibawa pulang untuk dimakamkan,” pungkas Wahyudin. (pr)