Beranda figur Madrasah Overload Anas Si Kyai ‘Nyentrik’ Sumbang Gedung

Madrasah Overload Anas Si Kyai ‘Nyentrik’ Sumbang Gedung

454
0

SIAGAINDONESIA.COM – Anas Hamidi satu-satunya tokoh dari pendiri perguruan pencak silat Bintang Suci selama ini memang dikenal ketokohanya dilingkup Ngawi dan sekitarnya. Anas demikian sapaan akrabnya lebih dikenal dengan kyai gaul alias nyentrik.

Menyusul pengasuh Ponpes Al Hamidiyah Sulursewu, Desa Teguhan, Kecamatan Paron, Ngawi ini memang lain daripada lainya. Selain cara bergaulnya yang flexible tanpa memandang strata sosial, namanya pun mudah dikenal dilingkup orang nahdliyin (NU-red).

Sejak dua tahun terakhir, beberapa ruang pondok pesantrenya dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan khususnya madrasah ibtidaiyah. Menyusul, keberadaan ruang kelas MI PSM Sulursewu yang berjarak sekitar 300 meter dari Ponpes Al Hamidiyah kondisinya over load.

“Karena kekurangan ruang kelas di MI Sulursewu ya monggo dimanfaatkan saja sambil menunggu pengadaan ruang baru. Dan sekarang ini sudah kita komunikasikan dengan pihak terkait” singkat Anas Hamidi, Jum’at, (29/03/2019).

Terpisah, Sukron Fadly Kasek MI PSM Sulursewu menginginkan, pemerintah daerah (Pemkab Ngawi-red) melalui Yayasan PSM meminta ada kepedulian terkait sekolahnya. Saat ini keberadaanya baru 7 lokal ruang kelas padahal yang dibutuhkan ada 9 lokal untuk bisa menampung 260 murid.

“Situasinya memang darurat banget jika kita paksa hanya memaksimalkan ruang yang ada proses belajar mengajar jelas terganggu. Alhamdulillah sejak dua tahun terakhir ada kepedulian Pak Anas itu,” ungkap Sukron Fadly.

Seperti diketahui keberadaan Anas Hamidi sekarang ini tercatat sebagai anggota Komisi I DPRD Ngawi sekaligus Ketua FKB (Fraksi Kebangkitan Bangsa-red). Kehadiranya untuk Pemilu 2019 mendatang ia mencalonkan diri kembali dari PKB sebagai caleg nomor urut 01 untuk Dapil 6 (Paron,Kedunggalar).

Dalam kesempatan yang ada beber Anas, akan lebih memakmurkan keberadaan madrasah maupun lembaga pendidikan Islam. Menurutnya, kunci dari keberhasilan pembangunan tidak lepas dari pendidikan terutama soal moral bangsa.

“Sejak awal kapasitas kita sebagai wakil rakyat salah satu prioritasnya tidak lain adalah soal madrasah agar lebih kompetitif lagi yang mampu mencetak kader bangsa ini,” pungkas Anas Hamidi. (pr)