Beranda aneka Koleksi Penghargaan Skala Nasional PG Terus Menumpuk

Koleksi Penghargaan Skala Nasional PG Terus Menumpuk

89
0
SIAGAINDONESIA.COM Koleksi penghargaan PT Petrokimia Gresik (PG), anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) terus bertambah. Setelah berhasil meraih Juara II dalam ajang bergengsi skala nasional Anugerah BUMN 2019, kali ini pada kategori Inovasi Teknologi BUMN Terbaik.
Direktur Pemasaran PT PG Meinu Sadariyo menyatakan bahwa penghargaan ini diberikan oleh Dewan Juri (diketuai oleh Tanri Abang, Menteri BUMN tahun 98-99) berkat serangkaian inovasi perusahaan. Terutama dalam bidang teknologi, seperti proses produksi, distribusi, pemanfaatan teknologi informasi, hingga pada aktivitas riset yang menghasilkan banyak varian produk dari hulu hingga hilir.
“Inovasi kami lakukan untuk menghasilkan proses produksi yang lebih efktif dan efisien serta menciptakan lebih banyak varian produk dari hulu ke hilir. Ini semua merupakan upaya perusahaan untuk mewujudkan diri sebagai produsen pupuk untuk solusi bagi agroindustri,” ujarnya.
Untuk mewujudkan PG sebagai produsen pupuk untuk solusi agroindustri. Kami melakukan serangkaian inovasi yang terintegrasi, dengan melaksanakan sejumlah proyek pengembangan untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan,” tuturnya.
Di tambahkan Meinu, salah satu proyek pengembangan yang dilakukan adalah pabrik Amoniak-Urea II. Dibangun untuk memenuhi kebutuhan pupuk Urea Jawa Timur dan mengurangi impor amoniak, serta pembangunan gudang Inbag yang berkapasitas 50 ribu ton untuk mengurangi biaya sewa gudang.
Bahkan, conveying system untuk meningkatkan kemampuan loading di pelabuhan maupun pembangunan pelabuhan baru untuk menurunkan Berth Occupancy Ratio (BOR) juga telah dilakukan pihaknya.
“Dari segi pemanfaatan teknologi informasi, PG telah menggunakan Sistem Penebusan dan Penyaluran Produk (SIP3) untuk proses penebusan pupuk bersubsidi realtime (menurunkan piutang Rp100 miliar per bulan),” tuturnya.
Selain itu, kami juga kembangan sistem Monitoring Pemasaran (Nisa) untuk memantau distribusi produk realtime. Ada pula, sistem Transportasi Online (Sistro) untuk mengefisienkan waktu distribusi transportir (hemat Rp 4 miliar per tahun).
Kemudian, Petro Balancing untuk mempermudah balancing mesin berputar saat maintenance (mencegah loses produksi sebesar Rp7,7 miliar), serta sejumlah aplikasi digital lain yang telah kita manfaatkan,” ungkapnya. Zer