Beranda Headline Vanessa Jadi Saksi Sidang Dua Mucikari Kasus Prostitusi Online

Vanessa Jadi Saksi Sidang Dua Mucikari Kasus Prostitusi Online

138
0
Memakai Masker dan Mengenakan Rompi Tahanan, Vanessa Berjalan Menuju Ruang Persidangan, (foto: Ad)

SIAGAINDONESIA.COM Sidang lanjutan dua mucikari kasus prostitusi online, Endang Suhartini alias Siska dan Tentri Novanta alias TN memasuki agenda keterangan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Saksi tersebut adalah Vanessa Angel.

Vanessa Angel hanya diam, menutup mulutnya dengan masker. Saat Vanessa Angel bersama dua mucikari serta didampingi kuasa hukumnya masing-masing, puluhan awak media telah menantinya. Waktu digiring, ada sedikit ricuh dorong-dorongan antara petugas dengan awak media.

Pantauan dilokasi, Vanessa mengenakan rompi tahanan warna merah digiring menuju ruang sidang Garuda 1 dengan pengawalan ketat. Terdakwa Tentri hanya menundukkan kepala menutupi wajahnya dengan rambutnya. Ia enggan menjawab pertanyaan dari wartawan.

Berbeda dengan Vanessa dan terdakwa Tentri pilih diam. Sedangkan terdakwa Siska yang berdampingan dengan pengacara saat ditanya terkait kesiapannya untuk menjalani persidangan. Ia hanya mengatakan siap. “Siap,” jawab singkat Siska sembari berjalan menuju ruang persidangan, Senin (1/4/2019)

Sidang dua mucikari Vanessa di ruang Garuda 1 PN Surabaya dengan agenda keterangan saksi ini berlangsung tertutup. Rencananya, JPU memanggil empat orang saksi dalam persidangan.

Namun hanya saksi Vanessa yang terlihat hadir sidang. Sementara Avriellya Shaqqila dan pengguna jasa ‘esek-esek’ Vanessa, Rian Subroto tidak terlihat dalam ruang sidang, alias tidak hadir.

Terpisah, Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jatim, Asep Maryono membenarkan, pihaknya telah menyiapkan empat orang saksi fakta. Salah satunya yakni Vanessa Angel, artis FTV yang dijual jasa ‘esek-esek’ -nya oleh dua terdakwa (Siska, Tentri).

Terdakwa Siska dan Tentri merupakan mucikari kasus prostitusi online yang dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat 1 UU RI No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Ady