Beranda Headline Gresik Belum Terapkan Permenhub Tentang Larangan Pengendara Merokok

Gresik Belum Terapkan Permenhub Tentang Larangan Pengendara Merokok

138
0

SIAGAINDONESIA.COM Penerapan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 12 tahun 2019, tentang pengemudi dilarang merokok dan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi saat berkendara. Belum diberlakukan diwilayah hukum Kabupaten Gresik, karena tersosialisasikan ke masyarakat.

Hal itu, di katakan Kasatlantas Polres Gresik, AKP Wikha Ardilestianto saat dikonfirmasi Siagaindonesia.com, Sabtu (6/4/2019). “Kami harus mensosislisasikannya dulu ke masyarakat, sebelum memberlakukannya. Agar mereka (masyarakat) tau saat diberlakukan Permenhub itu,” ujarnya.

“Sesuai arahan dari Wadirlantas Polda Jatim, bahwa penerapan larangan mengemudi sambil merokok di Jawa Timur. Baru akan dibahas dan ditindaklanjuti setelah Pemilu serentak tanggal 17 April 2019 dilaksanakan,” tuturnya.

“Dalam penerapan Permenhub nomor 12 tahun 2019 ini, membutuhkan persiapan yang matang dan harus melibatkan stakeholder terkait lainnya. Sebab, pada Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan nomor 22 tahun 2009, tepatnya Pasal 106 Ayat (1). Menyebutkan hal serupa terkait larangan pengendara roda dua, beraktivitas selain berkendara,” tegasnya.

Di tambahkan Wikha, sosialisasi ke masyarakat sangat penting. Karena, bagi yang melanggar akan mendapatkan sanksi denda maupun pidana. Dengan ancaman hukuman pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 750 ribu.

“Untuk itu, pemberlakuannya kami masih harus menunggu rapat kordinasi (Rakor) di tingkat Polda terlebih dahulu. Sehingga, saat diterapkan sudah tidak ada lagi alasan masyarakat tidak tau atau mengerti,” tutupnya. Zer