Beranda Bisnis Kapal MV Holsatia Bongkar Container di TPS

Kapal MV Holsatia Bongkar Container di TPS

251
0
Kapal MV Holsatia bongkar petikemas di TPS

SIAGAINDONESIA.COM – Peristiwa penting kepelabuhanan tercatat di Terminal Peti Kemas (TPS) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Yakni, sandarnya kapal MV Holsatia di TPS dengan aktivitas penurunan kontainer, Sabtu (6/4/2019).

Kapal MV Holsatia merupakan kapal terbesar dengan kapasitas bongkar muat kontainer terbesar.

“Ini adalah service call baru di TPS dengan 2 layanan pada pertengahan pekan dan akhir pekan,” kata Rodrigo Sanchez, Operational Director of PT.Terminal Petikemas Surabaya.

Service dengan bongkar muat terbesar di Surabaya yakni 4600 TEUs, ini adalah hasil kerjasama antara ONE, COSCO, Samudera, XCL, ACL, OOCL dan Hapag Lloyd.

“Hadirnya service ini menandakan kepercayaan perusahaan pelayaran sebagai Pengguna Jasa kepada TPS sebagai terminal operator,” tambahnya.

Kapal Panamax dengan Length Over All (LOA) 261 meter, berat 39.941 ton dan draft 11,5 meter itu memiliki rute Singapura-Surabaya, dan operasinya bergantian oleh konsorsium perusahaan pelayaran Ocean Network Express (ONE) dan sembilan perusahaan pelayaran lainnya.

TPS juga memastikan untuk melaksanakan operasional yang aman, operasional yang efisien dan memenuhi ekspektasi Pengguna Jasa.

Saat itu, kontainer dari kapal asing yang diturunkan berkapasitas 3.100 box atau 4.600 TEUs. Dibandingkan sebelumnya volumenya rata-rata 1.700-2.000 box atau setara 2.700 hingga 3.200 TEUs, di kapal berbendera United Kingdom, di kade 699 980 atau berth 04.

Kepala Humas PT. TPS, M. Soleh mengatakan, sejak tahun 2016 pengoperasian Kapal dengan kapasitas muat lebih dan’ 4.000 TEUs di TPS terus terjadi peningkatan, terutama untuk mendukung perdagangan di rute-rute Inter Asia.

“Ini dibuktikan dengan peningkatan arus peti kemas internasional yang melalui TPS periode Januari-Maret tahun 2019 tercatat sebanyak 321.958 teus, sehingga meningkat 7.16% dibanding periode Januari-Maret tahun 2018 yakni sebesar 300.437 TEUs,” kata Sholeh.

TPS sebagai pengelola terminal peti kemas terbesar di wilayah timur Indonesia itu juga memastikan kesiapan di era perubahan, dengan melakukan pendalaman kolam yang semula -10,5 mLWS menjadi sama dengan kedalaman Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), yakni mencapai -13mLWS.

Juga menambah tiga unit Container Crane (CC) di awal tahun 2017 dengan spesifikasi twin lift yang mampu mengangkat 2 peti kemas sekaligus dan jangkauan 16 baris.

“Itu merupakan CC dengan spesifikasi terbaik di Pelabuhan Tanjung Perak sekitarnya,” jelas Soleh.

TPS juga melakukan peremajaan crane dengan menggunakan tenaga listrik yang semula digerakkan dengan mesin diesel. Yang mampu meningkatkan kinerja bongkar muat per crane menjadi 27.7 peti kemas/crane/jam dibanding sebelumnya yang rata-rata 25 petikemas/crane/jam.

Untuk kegiatan bongkar muat di MV Holsatia, ada tiga unit CC twin lift disiapkan waktu bongkar muat 50 jam atau rata-rata 84 peti kemas per jam.tji