Beranda Release Pastikan Layanan Maksimal, Kakanimsus Surabaya Pantau TPI Bandara Juanda

Pastikan Layanan Maksimal, Kakanimsus Surabaya Pantau TPI Bandara Juanda

85
0
Kakanim Kelas I Khusus TPI Surabaya, Barlian awasi Pemeriksaan Imigrasi

SIAGAINDONESIA.COM – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Barlian tetap energik bekerja, kali ini melakukan kunjungan ke Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional Juanda, Minggu (7/4/2019).

Dikesempatan itu, Kakanim Surabaya didampingi oleh Kepala Seksi Unit III Yudhistira Yuda melakukan pengecekan Server Enhance Cekal System (ECS) yang sempat bermasalah dan melakukan penguatan kepada Petugas Imigrasi melalui apel. Kegiatan dimulai pukul 11.00 hingga 15.00 WIB.

“Meskipun terdapat perangkat yang bermasalah, kinerja pada bidang TPI harus tetap maksimal tidak boleh terganggu,” kata Barlian saat apel penguatan petugas Imigrasi Bidang TPI.

Dijelaskan, server ECS pada Border Control Management (BCM) sempat mengalami kendala beberapa jam sebelumnya. Itu akibat penuhnya kapasitas Drive D dan Drive F pada server TPI.

“Namun kendala tersebut tidak berlangsung lama karena koordinasi antara Petugas IT dan Tim Sigma Pusat sehingga server ECS dapat pulih kembali dan berjalan sebagaimana mestinya dengan baik dan lancar,” katanya.

Di sela-sela itu, mantan Kadivim Gorontalo ini menyempatkan untuk melakukan pemantauan di counter kedatangan penumpang khususnya pada counter Limited Stay Permit. Barlian juga berpesan kepada petugas Imigrasi bahwa dalam kedatangan, khususnya jika terdapat difabel agar diberi perhatian khusus untuk dilayani lebih baik.

“Kepada penumpang difabel, seperti penumpang yang menggunakan kursi roda, agar lebih baik juga untuk dibantu mendorong dan mengarahkan,” ucapnya.

Menjadi catatan, Bidang TPI Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya telah menorehkan catatan keberhasilan, yakni pada triwulan pertama tahun 2019 dengan melakukan penundaan keberangkatan terhadap 137 WNI yang hendak bertolak menuju luar negeri. WNI tersebut dicurigai sebagai TKI Non Prosedural.

“Selain itu, juga menorehkan keberhasilan dengan melakukan penolakan kedatangan terhadap 43 orang asing,” terangnya.tji