Beranda aneka Awas, Pilkades Serentak Jangan Dipungli

Awas, Pilkades Serentak Jangan Dipungli

221
0

SIAGAINDONESIA.COM – Pasca Pemilu 2019 bagi masyarakat Ngawi masih disuguhkan dengan hajatan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang bakal digelar pada 29 Juni 2019 mendatang.

Untuk mengantisipasi beban biaya terhadap bakal calon kepala desa maupun calon kepala desa, pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ngawi sejak awal sudah memberikan ‘warning’ kepada panitia desa.

“Beban biaya yang ditimbulkan atas pilkades ini sudah dicover melalui anggaran daerah (APBD-red). Jadi panitia desa tidak dibenarkan memungut biaya kepada peserta calon kepala desa,” terang Kabul Tunggul Winarno Kepala DPMD Ngawi, Rabu, (10/04/2019)..

Jelasnya, melalui APBD Ngawi 2019 telah dipersiapkan budget Rp 9,3 miliar untuk menggelar pilkades serentak 178 desa dari 19 kecamatan. Apabila terjadi pungutan dari panitia ke calon kepala desa dengan dalih apapun sangat tidak dibenarkan dan masuk pungutan liar.

Hal senada diungkapkan Achmad Roy Rozano Kabid Pemdes DPMD Ngawi menjelaskan, biaya yang disediakan oleh pemerintah daerah memang sudah dihitung sedemikian detail terhadap kegiatan pelaksaan Pilkades. Muaranya, penggunaan biaya itu memang se-efektifkan mungkin jangan sampai ‘jor-joran’ penggunaan anggaran.

“Yang patut kita awasi soal honor panitia pilkades jangan sampai jor-joran. Makanya masyarakat harus ikut mengawasi,” ungkap Roy.

Selain itu diterangkan, menyangkut alat peraga kampanye (APK) cakades secara individu panitia tidak menganggarkan. Hanya saja panitia memfasilitasi APK yang peruntukanya untuk sosialisasi ke pemilih. Ia juga memastikan, Pilkades serentak 2019 akan memakai sistim TPS menyesuaikan jumlah dusun. (pr)