Beranda alutsista Menhan Puji PT PAL, Tidak Semua Negara Mampu Buat Kapal Selam

Menhan Puji PT PAL, Tidak Semua Negara Mampu Buat Kapal Selam

392
0
Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

SIAGAINDONESIA.COM – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu mengatakan, tidak semua negara bisa membuat kapal selam. Indonesia adalah salah satu negara terkuat di dunia.

“Kita harus bangga dengan Indonesia karena tidak semua negara bisa membuat kapal selam. Di Asean, negara kita terkuat dan di dunia negara kita salah satu yang terkuat,” kata Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu di acara Penamaan dan Peluncuran Kapal Selam ke-3 Klas Diesel Elektrik 209/1400 PT PAL Indonesia, Kamis (11/4/2019).

Penamaan Kapal Selam Alugoro 405 diberikan oleh Ibu Nora Ryamizard Ryacudu. Alugoro diambil dari cerita pewayangan, merupakan salah satu senjata berbentuk Gada milik Prabu Baladewa, yang di dapat dari gurunya Batara Brama.

Selanjutnya, kapal selam tersebut akan menambah kekuatan jajaran TNI AL. Lanjut Ryamizard, untuk menjaga wilayah kedaulatan NKRI idealnya Indonesia harus memiliki 12 kapal selam untuk memperkuat persenjataan TNI Angkatan Laut.

“Itu akan kita penuhi dalam waktu dekat ini. Meski secara bertahap saat ini baru bisa menghadirkan 3 kapal selam. Kapal selam ketiga ini bila dibandingkan dengan sebelumnya teknologinya terbaru dan lebih canggih sehingga mampu melakukan peperangan di bawah permukaan,” tegasnya.

Kemudian, Kepala Dispenal Laksamana Pertama TNI Mohamad Zaenal menambahkan, Kapal Selam Alugoro 405 merupakan pesanan ketiga TNI AL dan merupakan hasil kerja sama PT PAL Indonesia dengan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co Ltd (DSME) Korea Selatan.

Penamaan Kapal Selam KRI Alugoro-405, diberikan oleh Ibu Nora Ryamizard Ryacudu

Sebelumnya, kapal selam pertama bernama KRI Nagapasa 403 dirakit dan dibuat di Korea Selatan dan telah diresmikan 2 Agustus 2017. Kapal selam kedua bernama KRI Ardadedali 404 diresmikan di Galangan Daewoo, Korea.

Lanjut Kadispenal, sebelumnya nama Alugoro juga pernah digunakan sebagai nama kapal selam yang didatangkan dari Uni Soviet yaitu KRI Alugoro 406 yang merupakan bagian dari paket pengiriman 12 kapal selam Whiskey Class.

“Pemberian nama Alugoro diharapkan bisa menginspirasi TNI AL agar mampu melaksanakan tugas dan fungsinya. Diharapkan, kapal selam ini bisa menjadi senjata yang memiliki daya hancur yang besar dan handal serta tidak pernah kalah dalam setiap peperangan,” tegasnya.

Serah Terima kapal selam oleh Direktur Utama PT PAL Indonesia kepada Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

Saat ini Angkatan Laut Indonesia telah diperkuat oleh dua kapal selam sejenis yaitu KRI Nagapasa 403 pada tahun 2017 dan KRI Ardadedali 404 pada tahun 2018.

Prosesi penyerahan Kapal Selam Alugoro 405 digelar di Dermaga Fasilitas Kapal Selam, PT PAL, Ujung, Surabaya. Ditandai penandatanganan dan penyerahan maket kapal selam oleh Direktur Utama PT PAL Indonesia kepada Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji.

Ryamizard Ryacudu menyebut, Alugoro diambil dari nama sebuah senjata pemukul yang dimiliki oleh tokoh pewayangan Prabu Baladewa. Berupa Gada yang digunakan oleh para ksatria atau bangsawan. Kekuatan Gada itu, dengan sekali pukul dapat menghancurkan kepala orang atau lawan yang dipukulnya.

“Senjata Gada itu dianggap sakti karena pemberian dari Dewa Batara Guru, sebagai hadiah pada waktu menikah dengan Dewi Erawati,” terang Ryamizard.

Kapal Selam Alugoro ini panjangnya 61,3 meter dengan kecepatan ± 21 knot di bawah permukaan air, mampu berlayar lebih dari 50 hari dan dapat menampung lebih dari 40 kru kapal di tambah dengan satu tim pasukan elit TNI AL untuk menunjang fungsi operasinya.tji