Beranda Headline Orasi Kebangsaan di Surabaya, Prabowo Didukung Sederet Nama Beken 

Orasi Kebangsaan di Surabaya, Prabowo Didukung Sederet Nama Beken 

142
0
Prabowo Orasi Kebangsaan di Surabaya

SIAGAINDONESIA.COM – Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto disambut meriah oleh massa pendukungnya di kampanye terbuka di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jumat (12/4/2019).

Dalam pidato kebangsaan yang disampaikan, beberapa kalimat terlontar dengan semangat. Diantaranya ajakan kepada rakyat untuk kembali mewujudkan kemandirian bangsa. Salah satunya, dia mencontohkan Indonesia saatnya bangkit dari ketergantungan asing.

“Saatnya kita bangkit, untuk tidak terus bergantung dengan bangsa lain. Kita tidak membenci asing, tetapi tidak boleh semuanya diserahkan kepada asing. Coba lihat jam tangan yang saudara-saudara pakai, itu buatan mana? Sudah saatnya bangsa kita bisa membuat jam tangan sendiri. Termasuk harus bisa membuat kacamata, karena kacamata ini buatan asing,” kata Prabowo disambut tepuk tangan massa pendukungnya.

Prabowo juga menegaskan kalau mengelola negara tidak boleh asal-asalan agar bisa terwujud kesejahteraan dan keadilan di Indonesia. Terkait itu, dia sengaja mengajak dan mengumpulkan sejumlah nama-nama yang memiliki kemampuan untuk bersama-sama dengannya mengelola negara ini menjadi lebih baik.

“Kalau saya nanti di percaya dan mendapat mandat dari rakyat untuk memimpin negeri ini, mereka inilah yang akan membantu saya,” katanya.

Kemudian, dari beberapa lembar kertas yang dibawa Prabowo membacakan deretan nama. Mereka, sesuai dengan kemampuannya digadang bisa mendampingi dirinya saat menjadi presiden.

Ada Rizal Ramli, Fadlyzon, Lutfi Amin Rais, Bambang Wijanarko mantan wakil ketua KPK serta belasan nama lainnya.

Dia menambahkan, tidak perlu orang yang memiliki gelar berderet tetapi tidak bekerja untuk rakyatnya.

“Untuk apa gelar berderet, tetapi tidak bisa mensejahterakan rakyat, untuk itu saya telah memilih putra putri anak bangsa yang memiliki keahlian dan siap bekerja untuk mensejahterakan rakyat,” ucap mantan Danjen Kopassus itu, yang serentak disambut tepuk tangan massa pendukungnya.

Ada yang menarik saat Prabowo menyebutkan nama-nama ‘orang pilihan’ itu satu persatu berdasar urutan abjad. Kalimatnya sesaat terhenti, lantaran ada celetukan dari massa pendukungnya yang meneriakkan nama Ahmad Dhani musisi yang tengah ditahan atas tudingan ujaran kebencian.

“Apa, Ahmad Dhani? Ya, sayang Ahmad Dhani di penjara. Tapi yang masukin dia ke penjara itu konyol. Orang tidak bersalah dimasukin penjara, orang itu jadi pahlawan. Jadi Ahmad Dhani berterima kasih kepada si konyol itu,” ucap Prabowo yang kembali disambut gemuruh dan tepuk tangan massa pendukunnya.

Kasus yang menimpa pentolan Band Dewa itu, Prabowo menyimpulkan di Indonesia masih banyak kelompok-kelompok tertentu yang menggunakan hukum untuk tujuan politik.

“Di Indonesia ini masih banyak kelompok yang tidak mau menegakkan the rule of law,” teriaknya.

Dalam rangkaian itu, satu persatu tokoh-tokoh yang hadir berkesempatan menyampaikan pidato politiknya. Yakni, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, mantan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, Fadli Zon, Fahri Hamzah, serta belasan nama-nama penting lainnya.tji