Beranda News Pemain Sepak Bola Juga Memiliki Potensi Kecelakaan Kerja

Pemain Sepak Bola Juga Memiliki Potensi Kecelakaan Kerja

130
0
Owner Villa 2000, Asher Siregar dengan Kabid Kepesertaan BPJS TK Tangsel, Kunto

SIAGAINDONESIA.COM Semua pekerjaan yang ada di dunia ini memiliki resikonya sendiri. Pun begitu dengan atlet sepak bola yang memang mengandalkan fisik dalam aktivitasnya.

Bos Sekolah Sepak Bola Villa 2000, Asher Siregar menjelaskan adanya cedera yang dilanda oleh pemain sepak bola umumnya karena faktor kelelahan.
“Tingginya intensitas kompetisi hal yang paling bisa membuat cedera. Pemain harus latihan pagi dan sore. Kadang panitia juga ada yang gelar One Day Festival dari pagi sampai sore, rentan juga cedera. Faktor kelelahan fisik si yang jadi sebab utama,” katanya di markas Villa 2000, Pamulang, Tangerang Selatan.

Menurutnya, kedisiplinan pemain dan pola hidupnya adalah kunci utama menghindari cedera paling ampuh.
“Itu penting apalagi untuk yang senior. Jangan sampai mereka terpengaruh gaya hidup, suka nongkrong dan begadang malam, padahal besoknya tanding. Nah rawan cedera kan ga bagus,” sambungnya.

Cedera engkel dan memar akibat benturan pemain saat bertanding adalah hal paling sering terjadi sebagai kecelakaan.
“Paling lainnya patah tangan karena dia jatuh dan menahan terlalu keras. Kalau kecelakaan patah vital lain si alhamdulillah belum pernah ada,” tuturnya. Ditulis Sabtu (12/4)

Selama ini untuk menangani anak didik yang cedera, pihak Villa 2000 memang menyediakan fisioterapi dalam fasilitas markasnya.
“Terapi di sini, suruh istirahat. Dilarang naik tangga dulu biar cepet sehat,” katanya lagi.

Maka dari itu, dirinya menilai adanya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) adalah hal menarik. Karena bisa mengakomodir pemulihan pemain pasca cedera.
“Seperti kemarin sempat ada kejadian pemain ikut turnamen, jatuh dan patah tangannya,” tambah dia.

Dirinya menganggap, dengan adanya BPJS TK maka pengembalian kondisi pemain dalam keadaan optimal lebih terbantu. rian