Beranda Headline Pengakuan Pelaku Mutilasi, Korban Dibunuh Karena Tidak Bayar Jasa Seks Sejenis

Pengakuan Pelaku Mutilasi, Korban Dibunuh Karena Tidak Bayar Jasa Seks Sejenis

113
0
Polda Jatim Rilis Hasil Ungkap 2 Tersangka Kasus Pembunuhan dan Mutilasi, (foto: Ad)

SIAGAINDONESIA.COM Dua tersangka, Aris Sugianto (AS) dan Azis Prakoso (AJ) nekat membunuh Budi Hartanto (28), seorang guru honorer asal Kediri, dilatar belakangi korban tidak dibayar pelaku usai berhubungan intim (sejenis).

Dijelaskan Ditreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gupuh Setiyono, yang mana selama ini Aris diketahui mencintai dan sering melakukan hubungan sejenis dengan korban. Setelah berhubungan intim, korban kerap meminta imbalan duit kepada pelaku.

“Dari keterangan yang bersangkutan, setiap kali berhubungan (dengan korban) dia memberikan imbalan. Dia mengatakan, dia sayang kepada korban sehingga dia selalu memberikan apa yang diminta oleh korban,” kata Gupuh saat menggelar hasil ungkap di depan kantor Ditreskrimum Polda Jatim, Senin (15/4/2019).

Korban dengan pelaku lanjut Gupuh, sudah berhubungan 4 kali ini. Setelah menuruti permintaan pelaku, korban menagih imbalan uang sebesar Rp 100 ribu yang disepakati akan dibayar usai berhubungan intim.

Dua Tersangka Kasus Pembunuhan Dan Mutilasi Saat Meringkus Di Polda Jatim, (foto: Ad)

“Dia sudah janji ngasih uang ke korban, tapi yang bersangkutan tidak memiliki uang. Lalu pinjam kepada tersangka AZ, ia juga tak memiliki uang,” imbuhnya.

Pada saat itu, Budi diminta Aris melayani hasrat seksualnya di warung tempat usaha nasi goreng miliknya, yang berlokasi di Jalan Surya, Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, tepatnya hari Senin, 2 April 2019 lalu, sekitar pukul 10.00 WIB malam.

Tak kunjung dikasih uang oleh AS, korban kemudian memaki-maki pelaku hingga terjadi pertikaian diantara keduanya. Mendapati hal itu, Azis yang kebetulan berada dilokasi kejadian berusaha melerai.

“Diingatkan sama saudara AZ, lalu korban ini menurut keterangan AZ tidak terima dan menampar AZ karena mengingat dia (korban bilang) bahwa ini bukan urusan kamu,” jelas Gupuh.

Karena ditampar oleh korban, Azis balik membalas dengan pukulan. Pertikaian makin sengit tatkala Budi secara tiba-tiba mengambil sebuah senjata tajam mirip parang untuk dipakainya menyerang Azis. Beruntung, Azis berhasil menghindari serangan korban.

Aris tak tinggal diam, dirinya segera meringkus Budi dari belakang supaya Azis bisa merebut senjata tajam dari tangan korban. Setelah berhasil direbut, Azis dengan spontan menghujamkan senjata tajam ke arah Budi tepat dibagian punggung dan lehernya. Akibat sabetan senjata tajam itu, Budi akhirnya tersungkur tak sadarkan diri.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Leonard M Sinambela menambahkan, usai korban tak sadarkan diri itulah kemudian pelaku niat jahat untuk menghabisi korban. Yang akhirnya berujung pada mutilasi bagian kepala guru honorer asal Kediri tersebut.

“Lalu mayat korban dibuang menggunakan koper milik ibunya AS ke sungai itu,” tutupnya. Ady