Beranda News Alasan Administrasi Ratusan Napi Lapas Ngawi Tidak Bisa Mencoblos

Alasan Administrasi Ratusan Napi Lapas Ngawi Tidak Bisa Mencoblos

144
0

SIAGAINDONESIA.COM – Ratusan narapidana (napi) Kelas II B Ngawi tengah menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019. Ironisnya, sebagian besar napi tidak bisa mencoblos atau kehilangan hak pilihnya pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut lantaran terkendala administrasi.

Diketahui TPS 21 yang berada didalam lapas merupakan salah satu dari 8 TPS khusus terdapat 154 napi yang menggunakan hak pilihnya. Jumlah tersebut dari total DPT 167 napi namun 13 napi lainya sudah dinyatakan bebas.

Sayangnya tercatat 245 napi tidak bisa menggunakan hak pilihnya dari total 399 warga binaan Lapas Kelas II B Ngawi. Ratusan napi itu terkendala administrasi yakni tidak mempunyai nomor induk kependudukan (NIK) maupun nomor pada kartu keluarga (KK) didaerah asalnya.

“Mereka tidak bisa memilih karena ada kendala teknis administrasi seperti KTP elektronik (e-KTP). Lagian mereka mayoritas dari luar daerah dan tidak terdaftar sebagai pemilih,” terang Samsul Wathoni Ketua KPU Kabupaten Ngawi, Rabu, (17/04/2019).

Berdasarkan data dari KPU Kabupaten Ngawi jumlah pemilih tetap dalam DPTHP 3 sebanyak 705.092 orang pemilih. Dari jumlah itu disiapkan 2.760 TPS dari 19 kecamatan. Sedangkan 3.423 orang tercatat sebagai pemilih pindahan atau DPTB yang disediakan 8 TPS khusus. (pr)