Beranda alutsista 15 Wara TNI AU Ikuti Standarisasi Pramugari Di Skadron Udara 17 Lanud...

15 Wara TNI AU Ikuti Standarisasi Pramugari Di Skadron Udara 17 Lanud Halim PK

54
0
Standarisasi Pramugari
Standarisasi Pramugari

SIAGAINDONESIA.COM Sebanyak 15 Wanita Bintara TNI Angkatan Udara (Wara) dari beberapa satuan TNI AU memulai kegiatan standarisasi pramugari TNI AU tahun 2019 di Ruang Rekreasi Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (16/4/19).

Acara yang diawali dengan upacara pembukaan oleh Komandan Skadron Udara 17 Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma Letkol Pnb Erwin Harfansa, M. Tr (Hanla) mewakili Komandan Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb.FirmanWirayudha.

Dalam sambutannya, Komandan Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma mengatakan, Latihan standarisasi Pramugari TNI AU merupakan program rutin Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma dengan tujuan untuk menjaga kesinambungan regenerasi pramugari pesawat angkut VVIP/VIP TNI AU, dengan harapan, TNI AU tidak akan kekurangan tenaga-tenaga terampil sebagai pramugari pesawat militer yang handal dan professional dimasa mendatang.

“Latihan akan dilaksanakan selama 3 minggu, terdiri dari bina kelas dan bina terbang.Bina kelas merupakan kegiatan pembelajarankelas, untukmengenalkanpengetahuan, keterampilan, tugas dan etika di pesawat terbang VVIP/VIP TNI AU. Sedangkan latihan bina terbang merupakan praktek mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama binakelas, yang akan menggunakan pesawat VVIP/VIP TNI AU”, kata Danwing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma.

Danwing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma menjelaskan, nantinya mereka akan bertugas sebagai pramugari dalam operasi penerbangan VVIP/VIP TNI AU.

“Tugas mereka tidaklah ringan, mereka bertanggung jawab penuh atas kenyamanan dan keamanan penumpang, sehingga harus selalu siap siaga dalam kondisi keadaan apapun, untuk memberikan pelayanan terbaik pada saat penerbangan, termasuk dalam situasi darurat,”jelasnya.

Ia menambahkan,terlebih lagi dalam mendukung misi penerbangan bagi pejabat Negara, baik sipil maupun militer, diperlukan tanggung jawab yang besar atas tugas dan tanggungjawab.

“Karena itu, calon-calon pramugari VVIP/VIP TNI AU, harus dibekali dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan standarisasi pramugari, untuk membentuk karakter pramugari yang memiliki tekad kuat dan siap melaksanakan tugas dengan mengutamakan profesionalisme”, [email protected]

15 Wara TNI AU Ikuti Standarisasi Pramugari Di Skadron Udara 17 Lanud Halim PK

SIAGAINDONESIA.COM Sebanyak 15 Wanita Bintara TNI Angkatan Udara (Wara) dari beberapa satuan TNI AU memulai kegiatan standarisasi pramugari TNI AU tahun 2019 di Ruang Rekreasi Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (16/4/19).

Acara yang diawali dengan upacara pembukaan oleh Komandan Skadron Udara 17 Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma Letkol Pnb Erwin Harfansa, M. Tr (Hanla) mewakili Komandan Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb.FirmanWirayudha.

Dalam sambutannya, Komandan Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma mengatakan, Latihan standarisasi Pramugari TNI AU merupakan program rutin Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma dengan tujuan untuk menjaga kesinambungan regenerasi pramugari pesawat angkut VVIP/VIP TNI AU, dengan harapan, TNI AU tidak akan kekurangan tenaga-tenaga terampil sebagai pramugari pesawat militer yang handal dan professional dimasa mendatang.

“Latihan akan dilaksanakan selama 3 minggu, terdiri dari bina kelas dan bina terbang.Bina kelas merupakan kegiatan pembelajarankelas, untukmengenalkanpengetahuan, keterampilan, tugas dan etika di pesawat terbang VVIP/VIP TNI AU. Sedangkan latihan bina terbang merupakan praktek mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama binakelas, yang akan menggunakan pesawat VVIP/VIP TNI AU”, kata Danwing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma.

Danwing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma menjelaskan, nantinya mereka akan bertugas sebagai pramugari dalam operasi penerbangan VVIP/VIP TNI AU.

“Tugas mereka tidaklah ringan, mereka bertanggung jawab penuh atas kenyamanan dan keamanan penumpang, sehingga harus selalu siap siaga dalam kondisi keadaan apapun, untuk memberikan pelayanan terbaik pada saat penerbangan, termasuk dalam situasi darurat,”jelasnya.

Ia menambahkan,terlebih lagi dalam mendukung misi penerbangan bagi pejabat Negara, baik sipil maupun militer, diperlukan tanggung jawab yang besar atas tugas dan tanggungjawab.

“Karena itu, calon-calon pramugari VVIP/VIP TNI AU, harus dibekali dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan standarisasi pramugari, untuk membentuk karakter pramugari yang memiliki tekad kuat dan siap melaksanakan tugas dengan mengutamakan profesionalisme”, [email protected]