Beranda aneka Peduli Pemilu, Kapolres Ngawi Jenguk Anggota KPPS Di Rumah Sakit

Peduli Pemilu, Kapolres Ngawi Jenguk Anggota KPPS Di Rumah Sakit

113
0

SIAGAINDONESIA.COM – Sebagai bentuk kepedulian terhadap petugas pelaksana Pemilu 2019, Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu bersama Ketua KPU Kabupaten Ngawi berkesempatan menjenguk anggota KPPS yang sedang dirawat di RS At Tin Husada Ngawi.

Kapolres Ngawi langsung melihat kondisi Sukeni (50) anggota KPPS asal Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar yang dirawat di Ruang Mina setelah jatuh sakit sejak Senin, 22 April 2019 lalu. Dihadapan awak media, AKBP MB. Pranatal Hutajulu menyesalkan adanya jatuh korban dari pelaksanan pemilu

“Tentunya situasi seperti ini sangat disesalkan untuk itu kami merespon melalui Paur Dokkes Polres Ngawi untuk turun memeriksa kesehatan terhadap semua petugas penyelenggara pemilu. Baik anggota kepolisian, TNI, demikian juga kepada KPPS maupun PPK dan semuanya,” terang Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, Kamis, (25/04/2019).

Ia memerintahkan tim medis apabila ditemukan petugas pelaksana pemilu yang sakit harus diberi obat. Apabila kondisinya mengkhawatirkan secepatnya dibawa ke rumah sakit. Hanya saja hingga saat ini untuk internal petugas kepolisian yang ditempatkan dalam pengamanan belum ditemukan mengalami sakit atau gejala kesehatan lainya.

“Di internal kepolisian sesuai laporan memang belum ada yang jatuh sakit. Meski demikian tetap kita antisipasi dengan cek kesehatan mengingat mereka berjaga all out baik di tingkat PPK maupun di KPU,” ulasnya.

Sementara Samsul Wathoni Ketua KPU Kabupaten Ngawi mengamini jumlah petugas penyelenggara pemilu mulai anggota KPPS, PPK dan Linmas yang mengalami sakit terus bertambah menjadi 20 orang. Bahkan satu orang petugas Linmas dinyatakan meninggal sedangkan dua orang lagi mengalami keguguran.

“Sejak kemarin sudah kami data dan disampaikan ke KPU propinsi maupun pusat agar memperoleh santunan. Hanya saja di internal kami penggalangan dana untuk membantu saudara kita yang sakit ini,” ungkap Toni.

Dijelaskan, dengan banyaknya petugas yang jatuh sakit sama sekali tidak mengganggu proses pelaksanaa rekapitulasi surat suara yang terus berjalan. Mengingat sekarang ini sudah 50 persen rekapitulasi surat suara di PPK. Hanya menyisakan 5 PPK yang belum rampung dari 19 kecamatan. (pr)