Beranda Bisnis DPC KNCI Sidoarjo Resmi Berdiri, Deklarasi Dihadiri DPD dan DPP

DPC KNCI Sidoarjo Resmi Berdiri, Deklarasi Dihadiri DPD dan DPP

79
0
DPC KNCI Sidoarjo Resmi Berdiri (tudji)

SIAGAINDONESIA.COM – Ditandai dengan penyerahan pataka atau bendera lambang perkumpulan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kesatuan Niaga Cellular Indonesia (KNCI) Sidoarjo resmi berdiri. Pengukuhan pengurus itu dikemas dalam acara Deklarasi DPC KNCI Sidoarjo, di Fave Hotel, Kamis (25/4/2019).

Dengan tagline ‘Kuat Karena Bersatu, Bersatu Karena Kuat” keberadaan DPC KNCI Sidoarjo siap menjalankan amanat AD/ART yang digariskan oleh DPP.

Ketua DPC KNCI Sidoarjo Jati Purwoko mengatakan, keberadaan KNCI Sidoarjo berfungsi untuk membantu para anggotanya, sesuai amanat yang telah digariskan DPP.

“Harapannya, dengan berdirinya  KNCI Sidoarjo kita punya bargaining power jika para anggota ada permasalahan. Insya Allah jika ada persoalan akan segera ada solusi dan jalan keluarnya,” kata Jati Purwoko menjawab pertanyaan wartawan.

Dengan telah diresmikannya DPC KNCI Sidoarjo, diharapkan semua pelaku bisnis counter celular di Sidoarjo ini bisa bergabung menjadi anggota DPC.

“Kami mohon dan harapkan agar rekan masuk menjadi anggota DPC KNCI Sidoarjo dan melakukan registrasi keanggotaan di web rumah KNCI. Tujuannya agar bisa terdata dengan baik, dan kita bisa bargaining dengan pemerintah. Termasuk jika diperlukan soal data keanggotaan,” tambahnya.

Dia menyebut, di seluruh wilayah Sidoarjo ada sekitar 1300 pelaku usaha, dan yang teregister baru sekitar 150-an, angka itu diharapkan akan terus bertambah. Serta terjalin persaudaraan dan mempererat persatuan para pebisnis bidang komunikasi seluler.

Sebelumnya, Ketua DPD KNCI Jawa Timur, Priyo Utomo mengatakan deklarasi DPC KNCI Sidoarjo adalah bagian program kerja dari DPP atau pusat.

“Salah satu program DPP KNCI adalah membentuk kepengurusan wilayah dan melakukan deklarasi. Deklarasi DPC KNCI Sidoarjo ini adalah salah satunya, dan akan diikuti daerah-daerah lainnya,” ungkap Priyo.

Perwakilan DPP, Derik Firdaus dalam sambutannya selain mengajak semua anggota untuk mempererat persaudaraan dan komunikasi. Juga diharapkan dapat memahami persoalan yang tengah dihadapi. Yakni soal perpajakan yang diberlakukan Dirjen Pajak untuk pebisnis seluler yang dirasa terlalu tinggi. Serta dan dengan Kominfo, soal penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diberlakukan untuk registrasi nomor baru.

Soal itu, DPP KNCI menargetkan dalam dua tahun kedepan, dua urusan itu bisa selesai, dan tidak memberatkan pelaku bisnis selular, atau yang tergabung di KNCI.tji