Beranda aneka Goebox Indonesia Gelar Public Discussion

Goebox Indonesia Gelar Public Discussion

43
0
Publik Discussion
Publik Discussion

SIAGAINDONESIA.COM Lawatan pesta demokrasi telah usai dengan damai. Goebox Indonesia sebagai salah satu wadah pemuda yang peduli pada isu politik sosial kemasyarakatan terpanggil untuk menjadi bagian pengawal pasca pemilu serentak Pilpres dan Pileg supaya tetap berjalan kondusif hingga informasi resmi hasil penghitungan suara dari lembaga yang sah yaitu KPU RI dibuka untuk publik.

Dalam public discussion menghadirkan tiga tokoh publik diantaranya Ketua PP GP Anshor Ruchman Basori , Sekretaris Jendral KNPI Addin Jauharuddin dan Diana Ambarwati (Akademisi) bersama moderator Ruzi Sutiawan dengan tema yang diusung Menang Kalah Tetap Bersaudara. di Roaster & Coffe Upnormal Raden Saleh ,Jakarta Pusat, Kamis (24/4/19).

Deklarasi damai pasca pemilu ini akan diikuti oleh peserta dari beragam latar belakang seperti aktivis, mahasiswa, pekerja, akademisi dan publik umum. Menjadi penting untuk segera disosialisakan dan dipublikasikan pentingnya mempererat persaudaraan pasca perbedaan pilihan, menang kalah tetap bersaudara, menang kalah tetap menjadi tetangga.

Adapun klaim kemenangan sepihak oleh salah satu paslon berdasarkan survei internal memang perlu diwaspadai mengingat publik mulai banyak yang turut terprovokasi sehingga langkah yang mesti diambil diantaranya 1. Mengamankan hasil penghitungan pemilu Pilpres dan Pileg, 2. Mendukung aparat keamanan dalam menciptakan suasana kondusif di wilayah Indonesia,3. Menolak informasi yang mengarah pada provokasi yang dapat membuat suasana konflik,4. Tidak melakukan tindakan anarkis yang memicu kerusuhan massal.

Dalam paparannya, Ruchman Basori menuturkan, keprihatinan atas fenomena usainya Pilpres yang kenyataannya tidak mampu mengakhiri cercaan dan hoax yang membludak di dunia maya.

Meski demikian, Addin Jauharudin memberikan pandangan optimis bagi generasi muda bahwa pada dasarnya perjuangan politik tahun ini adalah sebatas mengantarkan generasi tua untuk mengakhiri masa jayanya di kursi perpolitikan [email protected]