Beranda aneka BPJS Tidak Pro Aktif KPU Ngawi Dibuat Murka

BPJS Tidak Pro Aktif KPU Ngawi Dibuat Murka

718
0

SIAGAINDONESIA.COM – Korban Pemilu 2019 ini terus bertambah seperti di daerah Ngawi, Jawa Timur. Hasil pendataan terakhir yang dilakukan KPU Kabupaten Ngawi tertanggal 24 April 2019 lalu tercatat 28 petugas mulai PPK, KPPS dan Linmas menjadi korban akibat kelelahan.

Dari jumlah tersebut 7 petugas diantaranya batal dicover pembiayaanya melalui BPJS Ketenagakerjaan. Padahal Samsul Wathoni Ketua KPU Kabupaten Ngawi sejak awal atau sekitar Oktober 2018 telah memproteksi kesehatan para petugas penyelenggara pemilu non PNS dengan mendaftarkan melalui asuransi BPJS Ketenagakerjaan.

“Kalau petugas yang non PNS kita daftarkan mulai Oktober tahun lalu. Setelah ada klaim ternyata tidak bisa,” kata Toni, Senin, (29/04/2019).

Dijelaskan, 7 orang petugas tersebut antara lain 1 PPS di Kecamatan Ngawi Kota, 1 PPS dan 1 PPK Kecamatan Sine disusul 1 PPK dan 3 PPS di Kecamatan Gerih. Menurutnya, BPJS mengasumsikan yang bisa dicover lewat asuransi hanya pasien yang terlibat kecelakaan bukan sakit akibat kelelahan.

“Seharusnya BPJS pro aktif mengecek klienya dalam arti petugas kami memenuhi syarat atau tidak. Jangan sampai diputus tidak bisa begitu,” ungkap Toni. (pr)