Beranda News Pasca Rekapitulasi, Kapolres Ngawi Tidak Merekomendasikan Konvoi Kemenangan

Pasca Rekapitulasi, Kapolres Ngawi Tidak Merekomendasikan Konvoi Kemenangan

245
0

SIAGAINDONESIA.COM – Berbagai pihak mengklaim Pemilu serentak 2019 merupakan sebagai pesta demokrasi lima tahunan yang terberat dibanding momen sebelumnya. Namun bagi aparat kepolisian bersama TNI dan unsur lainya telah mengantisipasi dini terhadap situasi apabila terjadi eskalasi meningkat.

Dengan menerjunkan 600 personel lebih ditambah 100 pasukan Brimob dan di back up TNI, Polres Ngawi menyatakan telah sukses mengawal Pemilu 2019 sejak awal baik tahapan kampanye, pengamanan logistik, pemungutan suara hingga rekapitulasi surat suara.

Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu usai rekapitulasi surat suara tingkat kabupaten bersama KPU setempat menyatakan terima kasih terhadap semua pihak yang turut menjaga situasi kondusif awal hingga akhir dari pesta demokrasi yang berlangsung.

“Terima kasih untuk semuanya Pemilu 2019 di Ngawi berjalan sebagaimana mestinya aman dan lancar tidak ada kendala apapun. Kesuksesan ini merupakan hasil jerih payah kita semua,” kata Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, Selasa, (30/04/2019).

Disamping tandasnya, jauh hari pihaknya melakukan pendekatan dan komunikasi aktif dengan para tokoh agama, masyarakat dan semua unsur parrtai maupun kedua tim sukses dari kedua calon presiden. Sehingga ketika ada peluang gesekan maupun kontra ditengah masyarakat hanya beda pandangan politik langsung diselesaikan dengan baik.

“Maka dari itu kita minta bagi yang menang jangan memprovokasi pihak yang belum berhasil. Jangan ada euforia maupun konvoi dijalan atau hal-hal lain sebagai bentuk meluapkan kemenanganya. Kita tidak merekomendasikan seperti itu,” ulasnya.

Pungkasnya, hingga rekapitulasi suara tingkat kabupaten semua personel kepolisian yang diterjunkan untuk mengamankan 2.768 TPS maupun pengiriman logistik tidak ada satupun yang jatuh sakit. Melalui dokter kesehatan sejak awal terus memantau kesehatan para petugas baik internal kepolisian, TNI maupun petugas PPK dan KPPS dilapangan. (pr)