Beranda aneka BPJS Gresik Minta Rumah Sakit Perbaiki Akreditasi

BPJS Gresik Minta Rumah Sakit Perbaiki Akreditasi

130
0

SIAGAINDONESIA.COM Agar peserta JKN-KIS bisa memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu, BPJS Kesehatan Kabupaten Gresik meminta rumah sakit yang menjadi mitranya untuk memperbarui akreditasi Rumah Sakit.

Kepala BPJS Gresik Greisthy E.L mengatakan akreditasi merupakan hal penting agar pelayanan peserta BPJS memperoleh pelayanan terbaik di rumah sakit. “Akreditasi itu penting bagi rumah sakit yang menjadi mitra kami, untuk mendapatkan klaim pelayanan kesehatan,” ujarnya, Kamis (2/5/2019).

“Jika akreditasi rumah sakit habis masa berlakunya, maka harus memperbaruinya. Sebab, masa akreditasi tiga tahun sekali dan jika tanpa akreditasi dana klaim rumah sakit tidak bisa dicairkan serta akan diputus kerjasamanya,” tuturnya.

Lebih lanjut Greisthy menegaskan, akreditasi rumah sakit merupakan salah satu syarat utama bekerjasama dengan BPJS sebagaimana diatur dalam Permenkes (PMK) Nomor 99 tahun 2015 tentang perubahan PMK 71 tahun 2013 pasal 41 ayat 3.

“Kita sudah berkali-kali mengingatkan rumah sakit mitra, untuk mengurus akreditasi jika masa berlakunya habis. Sebab, di Gresik ini banyak rumah sakit pemerintah maupun swasta yang akreditasinya habis dan belum melakukan perpanjangan,” ungkapnya.

Bahkan, untuk masalah itu pemerintah juga telah memberikan surat rekomendasi kepada sejumlah rumah sakit yang belum terakreditasi untuk mengurusnya hingga batas waktu bulan Juni 2019 mendatang,” tukasnya.

BPJS Kesehatan, tambah Greisthy hingga akhir April 2019 terdapat 2.428 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL) yang bekerjasama, terdiri 2.202 rumah sakit dan 226 klinik utama. Dari angka itu, masih ada 271 rumah sakit. “Namun yang diwajibkan rumah sakit, kalau klinik utama tidak wajib untuk akreditasi,” tandasnya.

“Rumah sakit akan habis regitrasinya dan harus memperbarui akreditasi. Salah satunya RSUD Ibnu Sina yang sudah habis dan membutuhkan akreditasi ulang agar bisa terus bekerjasama.

Untuk rumah sakit daerah lain seperti RS Umar Mas’ud Bawean, pihak BPJS sedang menunggu proses akreditasi. Sebab, rumah sakit tersebut baru satu tahun berdiri dan mendapat rekomendasi dari Kemenkes RI untuk bekerjasama dengan BPJS.

“Beberapa rumah sakit kami berharap segera melakukan akreditasi, supaya kerjasama dengan BPJS masih bisa terus dilakukan,” pungkasnya. Zer