Beranda aneka Karim Bocah Kelas IV SD Penuhi Undangan Panglima TNI

Karim Bocah Kelas IV SD Penuhi Undangan Panglima TNI

52
0
karim bersama Panglima TNI
karim bersama Panglima TNI

SIAGAINDONESIA.COM Sosok bocah kelas IV SD yang gigih ini bernama Karimullah (10), yang sempat bolak-balik Kemayoran-Depok, demi menimba ilmu di SD Master (Masjid Terminal), Jalan Raya Margonda, Pancoran Mas, Kota Depok, terus berbuah berkah.

Kali ini Karim, biasa dia disapa, mendapat perhatian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Pada Jum’at (3/5/19) siang, Panglima TNI mengajak Karim untuk melihat secara langsung kegiatan prajurit TNI di Malang, Jawa Timur.

Sebelumnya, Karim memang telah mengungkapkan cita-citanya ingin menjadi prajurit TNI kelak nanti. Informasi yang diterima awak media, Karim tampak sudah berada di ruang VVIP Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Karim yang masih mengenakan seragam SD ini tampak duduk satu kursi dengan Sang Panglima TNI dan Karimpun diajak mengobrol. Bahkan, dalam ruangan tersebut tampak istri Panglima TNI, Nanik Istumawati. Untuk menemani Karim, tampak ikut serta Danramil 01/Pancoran Mas Kapten Inf Kholidi. Ketua Yayasan Bina Insan Mandiri Nurrohim pengelola sekolah non formal SD Master, tempat Karim bersekolah selama ini.

“Kamu mau jadi apa? Pingin jadi pilot? Pingin jadi prajurit infanteri? Pingin jadi pelaut? Itu nanti biar bisa lihat di sana,” tanya panglima TNI kepada Karim, dalam keterangan persnya, Jumat (3/5/19).

“Kenapa kok pingin jadi tentara? Karena tentara itu kelihatannya gagah, karena tentara itu pakai baju loreng, atau apa? Coba, pingin tahu alasannya kenapa,” tanya Panglima TNI lagi.
Karimpun menjawab dengan lantangnya,”gagah…

Dari Bandara Halim, Karim terbang bersama Panglima TNI dan rombongan ke Kota Malang. Di Malang, Karim akan menyaksikan serangkaian kegiatan Panglima TNI di antaranya, melihat secara langsung kegagahan prajurit dalam Apel Kesiapsiagaan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI Tahun 2019 di Lanud Abdul Rahman Saleh,Malang.

Sementara itu, Komandan Kodim 0508/Depok Letkol Inf Eko Syah Putra Siregar mengatakan, Panglima TNI mengajak Karim untuk melihat kegiatan prajurit TNI karena kegigihannya bersekolah dan cita-citanya ingin jadi tentara.

“Karena ananda Karim bercita-cita ingin menjadi prajurit TNI, maka Bapak Panglima TNI mengajaknya melihat langsung kegiatan prajurit ke Malang,” kata Dandim.

Tak bersepatu

Seperti diketahui,bahwa kisah bocah kelas IV bernama Karim (9) sempat viral di media sosial karena kekuatan tekadnya pergi-pulang Kemayoran-Depok naik KRL Commuterline demi menimba ilmu.

Setiap hari, Karim berangkat dari rumahnya di Kemayoran, Jakarta Pusat, pukul 04.00 WIB agar tiba tepat waktu di sekolah non formal bernama SD Master (Masjid Terminal) yang dikelola Yayasan Bina Insan Mandiri, Pancoran Mas, Kota Depok.

Makin membuat miris karena Karim sudah ditinggal ibunya meninggal sejak usia tiga bulan, sedangkan ayahnya, Riyadi (29), tidak pernah pulang. Sehari-hari, Karim hanya dirawat oleh neneknya, Dyana (61), yang sudah sakit-sakitan dan hidup dari memulung.

Bahkan, saat terpotret sedang berada di dalam KRL, Karim mengenakan seragam SD putih-merah namun tanpa sepatu. Kepada penumpang KRL yang menanyainya, Karim mengaku tak punya sepatu.

Kisah Karim membuat hati Komandan Kodim 0508/Depok, tergerak untuk mengulurkan bantuan. Lalu Dandim 0508/Dpk perintahkan Danramil 01/Pancoran Mas Kapten Inf. Kholidi, untuk mencari kebenaran Kisah Karim dan mencari bocah itu untuk sekadar membantu keperluannya.

Kapten Kholidi pun mampir ke SD Master, yang terletak di dekat Terminal Margonda, Jalan Raya Margonda, Senin (29/4/2019) pagi.

Setelah tiba di sekolah, pihak yayasan memberi tahu Kapten Kholidi, bahwa kisah Karim yang bolak-balik Kemayoran-Depok tanpa sepatu benar ada. Bocah itu bernama lengkap Karimullah.

Saat jam istirahat, Kholidi pun meminta izin pihak sekolah untuk mengajak Karim keluar dan membelikannya barang kebutuhannya. Neneknya juga ikut serta. Kholidi membelikan dua pasang sepatu berikut kaos kaki, dua pasang seragam SD, serta peci.

“Intinya kita peduli aja bahwa di wilayah kita ada berita seperti itu, kemudian perintah dari Komandan Kodim agar dicari alamatnya,”[email protected]