Beranda aneka Puluhan Pendamping Desa Terancam Tidak Mendapat Klaim BPJS Ketenagakerjaan

Puluhan Pendamping Desa Terancam Tidak Mendapat Klaim BPJS Ketenagakerjaan

1689
0

SIAGAINDONESIA.COM – Nasib puluhan tenaga pendamping desa di Ngawi, Jawa Timur terancam tidak mendapatkan klaim BPJS Ketenagakerjaan.

Kepastian itu setelah 25 orang pendamping desa mendatangi kantor BPJS daerah setempat untuk memproses klaim dari asuransi yang memprotek ketenagakerjaan.

Jakiyem salah satu peserta BPJS Ketenagakerjaan mengatakan, bersama puluhan tenaga pendamping desa dirinya mendatangi kantor BPJS untuk meminta uang kembali dari premi yang dibayarkan lebih dari setahun tersebut.

Namun, dari pihak BPJS sendiri belum memberikan jawaban yang memuaskan antara bisa dicairkan atau sebaliknya.

“Sampai saat ini belum bisa diklaim. Alasanya harus di non aktifkan terlebih dahulu. Makanya kita kebingungan seperti apa nantinya,” kata Jakiyem, Rabu, (08/05/2019).

Diakui, selama ini memang mempunyai 2 polis BPJS Ketenagakerjaan baik di kabupaten maupun propinsi. Dan yang ia minta kembali tidak lain polis yang ada di kabupaten.

Untuk itu Jakiyem meminta BPJS bisa memberikan pemahaman secara jelas agar puluhan tenaga pendamping desa tidak gagal paham.

Seperti diketahui BPJS Ketenagakerjaan bertanggung jawab langsung ke presiden berdasarkan mandat dari UU No 24 Tahun 2011.

Apalagi BPJS Ketenagakerjaan ini perlu, karena memiliki program-program perlindungan dasar yang menjamin masa depan para tenaga kerja.

Termasuk perlindungan dari dari ketidakpastian seperti risiko sosial dan ekonomi yang bisa terjadi. (pr)