Beranda News Jaksa Tuntut Ringan 2 Pengedar Sabu 1 Kilogram Asal Malaysia

Jaksa Tuntut Ringan 2 Pengedar Sabu 1 Kilogram Asal Malaysia

290
0
Dua Terdakwa Warga Negara Malaysia Saat Menjalani Sidang Kasus Narkotika Di PN Surabaya, (foto: Ad)

SIAGAINDONESIA.COM Jaksa Penuntut Umum (JPU) Winarko dari Kejati Jatim menjatuhkan tuntutan sangat ringan terhadap dua warga Negara Malaysia dalam kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,05 kilogram. Dua terdakwa yang bernama Henri Lau Kie Lee (43) dan Chia Kim Hwa (35) dituntut JPU selama 20 tahun penjara.

Sidang yang berlangsung di ruang Garuda 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Dwi Purwadi dengan agenda tuntutan. Selain hukuman kurungan, saat amar tuntutan dibacakan, dua terdakwa juga kena denda atas perbuatannya sebesar Rp 3 miliar, beserta subsider 10 bulan kurungan.

“Maka kami memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman terhadap dua terdakwa selama 20 tahun penjara dan dikenakan denda senilai Rp 3 miliar beserta subsider 10 bulan, jika terdakwa tidak bisa membayar denda tersebut,” bunyi surat amar tuntutan dibacakan JPU Winarko, Rabu (8/5/2019).

Dalam kasus ini, JPU Winarko mendakwa para terdakwa dengan Pasal 113 ayat 2, Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 114 ayat 2 Juncto Pasal 132 UU RI No. 35 tahun 2009. Dari pasal yang dijeratkan JPU, maka dua terdakwa terancam hukuman mati.

Setelah mendengar tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum, Fariji selaku tim kuasa hukum dua terdakwa akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi pada persidangan pekan depan. “Mohon waktu, kami untuk satu minggu untuk menyusun,” kata Fariji kepada Hakim Dwi Purwadi.

Perlu diketahui, kedua terdakwa tertangkap, saat hendak menyelundupkan di Bandara Juanda Surabaya Narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,05 kilogram yang ditempelkan di badan dengan menggunakan selotip. Keduanya sempat lolos dari pemeriksaan petugas bandara.

Sesampainya di Surabaya, keduanya menginap di Hotel Choice BG Junction. Barang haram tersebut disembunyikan di balik ranjang kamar hotel. Mereka ditangkap anggota Polda Jatim pada Jum’at, 19 Oktober 2018 lalu.

Kepada petugas, mereka (terdakwa) mengaku hanya menerima perintah dari bandar di Malaysia untuk membawa sabu tersebut ke Indonesia. Setelah berhasil membawa sabu-sabu ke Surabaya, mereka dijanjikan pekerjaan di Hong Kong. Ady