Beranda News Alasan Sakit Hati Dan Dendam, Tersangka Nekat Bunuh Jurnalis Di Tanah Merah...

Alasan Sakit Hati Dan Dendam, Tersangka Nekat Bunuh Jurnalis Di Tanah Merah Surabaya

856
0
Choirul Anwar atau CA, Tersangka Pembunuhan Jurnalis Di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, (foto: Ad)

SIAGAINDONESIA.COM Tersangka Choirul Anwar alias CA mengakui menyesali perbuatannya usai membunuh Soeprayitno, seorang Jurnalis. Pada saat press rilis Polres Pelabuhan Tanjung Perak, CA siap bertanggungjawab atas perbuatannya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, CA merupakan tersangka utama yang membacok korban hingga tewas dengan luka sayatan senjata tajam.

“Katanya dia menyesal dan mau bertanggungjawab. CA adalah tersangka utama. Dia menyerahkan diri kepada kita kemarin hari Senin,” kata AKBP Agus kepada awak media di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (14/5/2019).

Agus menyampaikan CA nekat menghabisi nyawa korban didasari atas rasa sakit hati. Untuk motif sendiri, menurut Agus korban terlibat dalam utang-piutang. “Tersangka juga dendam terhadap korban,” ungkapnya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung, AKBP Antonius Agus Rahmanto Pimpin Rilis Tersangka Kasus Pembunuhan Jurnalis, (foto: Ad)
Menurut Kapolres, tersangka CA mengajak satu tersangka yang masih buron untuk menagih hutang kepada korban. Maka dari itu Polisi berharap tersangka yang masih buron agar segera menyerahkan diri seperti tersangka CA.

“CA ini saat hendak menagih utang ke rusun tempat tinggal istri korban mengajak terduga tersangka yang masih buron. CA mengaku baru kenal dengan tersangka lain saat berada di warung giras. Kita akan masih melakukan pendalaman,” jelasnya.

Sementara untuk memastikan ciri-ciri tersangka CA itu, masih kata Agus sesuai dengan keterangan para saksi yang telah dimintai keterangan dan berdasarkan rekaman kamera CCTV.

“Dari keterangan delapan saksi yang kami minta keterangannya, mulai istri pertama dan kedua, anak dan para saksi di lokasi ciri-cirinya sama,” terang Kapolres.

Sementara soal kedekatannya dengan korban, Choirul Anwar mengenal korban pada akhir 2018 lalu. Ia mengaku sakit Hati dengan korban. “Saya sakit Hati pak,” akui CA kepada awak media saat rilis di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (14/5).

Seperti diberitakan sebelumnya, jurnalis asal Sidotopo Wetan Surabaya ditemukan tewas dalam posisi terlentang diatas bale-bale bambu tepat didepan rumah istri sirihnya di Tanah Merah Gang II Nomor 22, RT.3 RW.4, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran Surabaya, pada Jum’at, 10 Mei 2019 lalu.

Barang bukti yang ditunjukkan Polisi saat rilis, diantaranya pakaian yang dipakai korban, parang dan sepeda motor Yamaha Mio Soul GT 125 bernopol L-2581-SU. Perbuatan tersangka dijerat Polisi dengan Pasal 338 KUHPidana, ancaman maksimal 15 tahun penjara. Ady