Beranda aneka Polres Ngawi Sikat Tiga Orang Begal Motor, Terpaksa Di Door

Polres Ngawi Sikat Tiga Orang Begal Motor, Terpaksa Di Door

418
0

SIAGAINDONESIA.COM – Petugas Satreskrim Polres Ngawi berhasil mengungkap aksi pembegalan dengan sasaran sepeda motor diwilayah hukumnya yang meresahkan warga selama dua minggu terakhir. Ada 3 orang begal yang berhasil dibekuk setelah polisi menghadiahi timah panas terhadap kaki para pelaku.

 

Terduga pelaku begal yang terbilang ‘amatiran’tersebut masing-masing Putut Handoko Putra (21) warga Dusun Madiasri, Desa Jururejo, Kecamatan Ngawi Kota, Abdul Rohim alias Manyul (19) asal Dusun Gendingan Kidul, Desa Gendingan, Kecamatan Widodaren, Ngawi dan Argif Rudiansya alias Lelur (20) warga Dusun Bedegan, Desa Sekarputih, Kecamatan Widodaren, Ngawi.

 

“Kita berhasil mengungkap aksi pembegalan yang meresahkan warga. Pelaku yang jumlahnya tiga orang ini terpaksa dilumpuhkan setelah berusaha kabur ketika hendak ditangkap,” terang Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, Rabu, (15/05/2019).

 

Dibenarkan, ketiga pelaku melakukan pembegalan sepeda motor di dua lokasi kejadian seperti di wilayah Desa Jatigembol, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi yang terjadi pada Rabu, (24/04/2019) dengan korban Milawati (33) warga Desa Sekarputih, Kecamatan Widodaren, Ngawi.

 

Dan di selatan overpass tol tepatnya Jalan Siliwangi masuk Dusun Madiasri, Desa Jururejo, Kecamatan Ngawi Kota, Ngawi korbanya saat itu Ibnu Attoilah (17) santri Ponpes Arba’i Qohar Jambangan, Kecamatan Paron, Ngawi.

 

“Dalam menjalankan aksinya para begal motor ini mengintai korban terlebih dahulu. Setelah masuk di jalan sepi baru melancarkan aksinya dengan memepet korban dan menendangnya hingga jatuh,” ulas Kapolres Ngawi.

 

Tegasnya, pengungkapan kasus begal itu setelah polisi melakukan olah TKP dan penyelidikan. Kemudian mengarah ke satu orang dari tiga pelaku begal. Polisi menangkap terlebih dahulu Putut Handoko Putra pada Senin, (13/05/2019). Dari keterangan dan pengakuan Putut inilah polisi langsung melakukan pengejaran dua pelaku lainya.

 

“Ternyata dua pelaku lainya itu berada di Yogyakarta namun terus kita pancing agar balik ke Ngawi. Tepat pukul 07.00 WIB Selasa kemarin itu kita sergap sesaat turun dari bus di wilayah Gendingan,” tutup AKBP MB. Pranatal Hutajulu. (pr)