Beranda HIGHLIGHT KSU Arta Srikandi Klaim Belum Ada Penolakan Dari Kreditur Soal Pembayaran Utang

KSU Arta Srikandi Klaim Belum Ada Penolakan Dari Kreditur Soal Pembayaran Utang

36
0
Sidang Permohonan Penundaan Kewajiban Utang (PKPU) yang dimohonkan Bambang Alim dan Anita Widjaja di Pengadilan Niaga Surabaya, Rabu (15/5/2019).

SIAGAINDONESIA.COM KSU Arta Srikandi Banyuwangi membantah ada penolakan dari para kreditur terkait pembayaran utang dengan cara diangsur selama 25 tahun.

“Tidak ada penolakan, peluang perdamaian masih terbuka, hanya saja belum sepakat atas kesanggupan prinsipal yang kami sampaikan dalam rapat kreditur tadi,” terang Agung Silo Widodo Basuki selaku kuasa hukum KSU Arta Srikandi Banyuwangi yang disampaikan dalam rapat kreditur atas Permohonan Penundaan Kewajiban Utang (PKPU) yang dimohonkan Bambang Alim dan Anita Widjaja di Pengadilan Niaga Surabaya, Rabu (15/5/2019).

Dikatakan Agung, terjadinya perdebatan soal metode pembayaran utang ke kreditur adalah hal yang biasa dalam proses perdamaian.

Yang jelas, pihaknya masih mempunyai niat baik untuk membayar utang para kreditur. Sebaliknya, kalaupun belum ada kesepakatan, maka bisa dilakukan proses votting yang akan diajukan pada 21 Mei mendatang.

“Kalau memang belum ada kesepakatan dari apa yang kami tawarkan, maka kami kordinasikan ke prinsipal, karena tadi yang kami sampaikan baru framenya saja, belum tertuang dalam proposal perdamaian. Masalah disetujui atau tidak, kan masih ada proses votting,” ujar Agung.

Terkait adanya permohonan pihak Manajer KSU Arta Srikandi yang meminta dilibatkan dalam rapat kreditur, pihaknya menyebut bukan menjadi permasalahan.

“Karena memang masalah ini muncul ketika manajer menerima mandat untuk menjalankan operasional, tapi belum ada laporan pertanggung jawabannya ke Koperasi, Dan bahkan pada saat rapat kreditur tgl 23 april 2019 manager KSU Arta Srikandi menyatakan sudah mengundurkan diri,” terangnya.

Untuk diketahui, dalam rapat kreditur yang digelar di ruang kartika Pengadilan Niaga Surabaya tadi siang, sejumlah kreditur menolak dengan tawaran pembayaran utang yang diajukan KSU Arta Srikandi.

Sejumlah kreditur ada yang meminta agar pembayaran utang dilakukan secara tunai dan ada juga yang sepakat dibayar dengan cara mengangsur dengan tempo yang tidak lama.

PKPU yang dimohonkan oleh Bambang Alim dan Anita Widjaja ini tercatat dalam register perkara nomor 7/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga SBY tertanggal 10 April 2019.

PKPU ini dimohonkan karena adanya tagihan utang yang telah jatuh tempo, namun belum dibayar oleh KSU Arta Srikandi.nya