Beranda Headline Pengacara Vanessa Sesalkan Penyidik Tidak Ungkap Pemesan Kamar Hotel

Pengacara Vanessa Sesalkan Penyidik Tidak Ungkap Pemesan Kamar Hotel

31
0
Vanessa Angel Usai Menjalani Sidang Menuju Ruang Tahanan PN Surabaya, Didampingi Milano Lubis Selaku Kuasa Hukumnya, (foto: Ad)

SIAGAINDONESIA.COM Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang lanjutan terdakwa Vanessa Adzania alias Vanessa Angel dan tiga mucikarinya. Sidang yang digelar di ruang Garuda 1 PN Surabaya dengan agenda keterangan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kamis (16/5/2019).

Ada lima orang yang dihadirkan di persidangan. Lima saksi itu adalah Gede Putu dan Arif dari pihak Hotel Vasa Surabaya. Sementara tiga lainnya yaitu Endang Suhartini atau Siska, Tentri Novanta alias TN dan Nindy selaku mucikari Vanessa.

Usai sidang, Vanessa Angel mengaku stres dengan kasus yang dihadapinya. Artis FTV berharap hakim memberikan keputusan yang seadil-adilnya untuk dirinya.

“Ya tetap kalau ditanya bagaimana, saya merasa stres tentunya, ya semakin hari kan cobaan yang saya jalani ini kan sangat besar. Hati saya semakin hari semakin kecil sekali menghadapi kasus ini. Saya berharap majelis hakim memberikan keputusan untuk saya yang seadil-adilnya,” akui Vanessa kepada awak media, Kamis (16/5/2019).

Ia merasa sangat sedih saat menjalani kehidupan sehari-hari. Apalagi menurut Vanessa kasus yang menjeratnya penuh rekayasa. “Saya sedih aja setiap hari, kenapa kasusnya terlalu berlarut-larut, banyak rekayasa. Itu aja,” ujar Vanessa sembari berjalan menuju ruang transit.

Pada sidang kali ini, Milano Lubis selaku kuasa hukum Vanessa menceritakan dalam keterangan saksi dari pihak hotel Vasa Surabaya bahwa Polisi tidak pernah menyita atau meminta rekaman CCTV hotel yang menjadi tempat bertemunya Vanessa dengan Rian Subroto.

“Dari keterangan saksi tersebut, semakin jelas kejanggalan dalam kasus prostitusi online ini. Sebab, ada sejumlah fakta yang seharusnya diungkap justru terkesan dikaburkan,” ungkapnya.

Milano juga sempat menyebutkan nama baru dalam kasus yang menjerat kliennya. Ialah seorang pemesan kamar hotel yang bernama Joshua. “Pemesan kamarnya dari pihak hotel ada satu nama. Atas nama Joshua,” papar Milano Lubis usai sidang.

Milano menyesalkan dengan sosok Joshua selama ini tidak pernah terungkap dalam proses penyidikan dan belum pernah dilakukan pemeriksaan oleh Polda Jatim.

“Joshua ini tidak pernah diperiksa dan dicari juga. Padahal menurut pihak hotel ada identitas yang dititipkan, karena kalau mau booking kamar itu, mau ambil kartu itu harus mengeluarkan identitas dan jaminan kan. Nah itu ada KTP-nya,” tandasnya. Ady