Beranda aneka Makmurkan Masjid, Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns Gelar lomba Azan Dan Tartil Al-Quran

Makmurkan Masjid, Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns Gelar lomba Azan Dan Tartil Al-Quran

7
0
Pemenang lomba Azan Dan Tartil Al-Quran
Pemenang lomba Azan Dan Tartil Al-Quran

SIAGAINDONESIA.COM Dalam rangka mengisi kegiatan pada bulan suci Ramadhan 1440H/2019, Satgas Pamtas Yonif M 643/Wanara Sakti menggelar lomba Azan dan Tartil Al-Quran di Masjid Al Hidayah, Desa Lubuk Sabuk, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Senin (20/5/19).

Lomba lomba Azan dan Tartil Al-Quran digelar untuk memeriahkan bulan Ramadhan diikuti puluhan anak-anak dari Entikong, Sekayam serta Noyan, tiga kecamatan wilayah Lini satu dan dua perbatasan Kabupaten Sanggau dengan Malaysia.

Komandan Satgas Pamtas Yonif M 643/Wns, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto mengatakan, lomba ini dikhususkan bagi anak-anak untuk membentuk karakter generasi perbatasan yang beriman. Juga sebagai sarana untuk anak-anak ini mengasah potensi dan kompetensi mereka dalam membaca Al-Qur’an.

“Salah satu tugas Satgas Pamtas yaitu melakukan pembinaan teritorial, diantaranya mengajar anak-anak pada bidang keagamaan. Dengan mengajar di sejumlah Taman Pendidikan Alquran (TPA) di perbatasan,”kata Dansatgas Pamtas Yonif M 643/Wns.

Menurut Dansatgas, lomba ini juga untuk melihat sejauh mana pembinaan yang sudah dilakukan prajurit Yonif M 643/Wns terhadap anak-anak TPA. Pemilihan lokasi lomba di Desa Lubuk Sabuk sangat unik. Karena letak geografisnya berada di perbatasan negara dengan keberagaman agamanya.

“Desa ini masyarakatnya tidak saja muslim, non muslim juga banyak. Yang muslim ini menetapnya dikelilingi oleh nonmuslim. Kemudian letak Masjid ini juga unik, posisinya berada cukup jauh dari pemukiman muslim. Dengan kami mengadakan lomba di masjid ini, harapannya masjid ini ramai didatangi. Kami berupaya memakmurkan masjid ini,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Fauzani Alhuzaini (10) sebagai juara pertama lomba azan menuturkan, sangat senang bisa mengikuti lomba, dengan mengikuti lomba tersebut bisa mengukur kemampuannya menyerukan panggilan sholat.

“Mau ikut lomba karena banyak yang ikut, ada tantangannya kalau banyak yang ikut jadi bisa tahu kemampuan. Terus bisa sambil belajar juga sama Om Tentaranya,”ucapnya.

Usai lomba Azan dan Tartil Al-Quran dilanjutkan dengan silahturahmi dan buka puasa bersama dengan masyarakat [email protected]