Beranda Headline Menghilangkan Hak Politik Masyarakat Kejahatan Luar Biasa

Menghilangkan Hak Politik Masyarakat Kejahatan Luar Biasa

81
0

SIAGAINDONESIA.COM Ratusan mahasiswa asal Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan menuju ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia untuk menggelar aksi kemanusiaan.

Dalam Hak asasi manusia menjelaskan setiap orang memiliki hak berpolitik dimana hal tersebut menjelaskan hak memilih dan dipilih. karena hak tersebut telah di atur dalam Undang-Undang No.39 Pasal 23 ayat (1) Tahun 1999 yang menjelaskan bahwa setiap orang bebas untuk memilih dan mempunyai keyakinan politik.

Febriditya Ramdhan DR mahasiswa asal Tangerang Selatan mengatakan, Kami disini sebagai mahasiswa yang mewakili orang tua kami yang tidak mendapatkan formulir C6 saat pesta pemilu tahun ini. 

Komnas HAM adalah lembaga mandiri yang kedudukannya setingkat dengan lembaga negara lainnya yang berfungsi melaksanakan pengkajian, penelitian, penyuluhan, pemantauan, dan mediasi hak asasi manusia. Hal ini disebutkan di Pasal 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. 

“Kami disini meminta kepada Komnas HAM ikut serta mengaji terkait kasus masyarakat tidak mendapatkan hak politiknya karena tidak memilik C6. Karena Komnas HAM memiliki tugas untuk mengaji, pemantauan dan mediasi terkait Hak Asasi Manusia,” ucap Presidium KOMANDO Tangerang Selatan ini tempat kejadian.

Hal serupa di sampaikan oleh Surya Hakim Lubis Presidium KOMANDO Jakarta Selatan mengatakan, dari kejadian ini memiliki dampak dari tidak mendapatkan C6 dan telah mengeluarkan E-KTP tetapi masyarakat tidak dapat menyuarakan haknya dalam berpolitik karena mereka masih dipersulit, maka mereka yang menghilangkan hak masyarakat untuk berpolitik adalah mereka yang melakukan tindakan kejahatan kemanusiaan.

“Menghilangkan hak politik merupakan kejahatan luar biasa, karena kami mengetahui itu adalah sebuah kejahatan maka kami akan meminta Komisioner Komnas HAM untuk mengkaji dan memantau kejahatan Hak Asasi Manusia ini,” tutup surya, Senin (20/5). rian