Beranda Headline Antisipasi Pergerakan People Power, TNI-Polri Jatim Siagakan 8.000 Personil Gabungan

Antisipasi Pergerakan People Power, TNI-Polri Jatim Siagakan 8.000 Personil Gabungan

7
0
Bentrok pendemo dan polisi di Petamburan. foto: ist

SIAGAINDONESIA.COM Pasukan gabungan dari TNI dan Polri di Jawa Timur siagakan sekitar 8.000 personil, untuk pengamanan yang menjadi wilayah titik rawan terjadinya pergerakan aksi People Power, 22 Mei 2019 (hari ini).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, sejumlah wilayah di Jawa Timur akan dilakukan pemantauan secara langsung oleh pimpinan tertinggi Polda Jatim dan TNI-AD, Kodam V Brawijaya. Hal ini berdasar kondisi di Jakarta terjadi kontak fisik antara massa dengan petugas Kepolisian di sejumlah titik.

“Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya akan memantau situasi yang ada di Jatim melalui koordinasi di beberapa titik, antara lain di Polres-Polres terdekat,” kata Barung.

Titik rawan pergerakan massa aksi People Power 22 Mei, salah satunya di akses keluar masuk Jembatan Suramadu. Disana, petugas gabungan yang sebelumnya sempat ditarik, kini diterjunkan kembali.

“Dengan TNI hari ini, kita cabut sebelumnya karena situasi Jatim sudah kondusif. Tapi kita kembalikan lagi ke Suramadu melihat kondisi di Jakarta seperti itu. Di Jatim yang siaga jumlahnya 8.000 lebih sedikit,” lanjut Barung saat di Balai Wartawan Mapolda Jatim, Rabu (22/5/2019).

Untuk diketahui, situasi di Ibu Kota Jakarta kian memanas berkaitan adanya aksi massa yang dikenal dengan istilah People Power 22 Mei. Beberapa kericuhan terjadi, diantaranya di Pasar Tanah Abang pada Rabu (22/5/2019) dini hari tadi.

Akibatnya, 11 orang diamankan petugas kepolisian setempat. Kericuhan kembali terjadi ditempat yang sama sekitar pukul 08.00 WIB siang tadi. Sejumlah massa membakar ban di tengah jalan tepatnya sekitar Hotel Milenium, Jakarta Pusat.

Bukan hanya itu, kawasan Petamburan dan Jalan KS Tubun juga memanas. Sekitar pukul 07.15 WIB, massa terlibat kontak fisik dengan polisi.

Kericuhan juga terjadi didepan Kantor Bawaslu, dini hari tadi. Polisi pun akhirnya mengamankan 20 orang yang dianggap bertanggungjawab atas terjadinya aksi anarkis tersebut. Ady