Beranda Headline TNI AD Dekati Wanita Misterius Berkostum Hitam

TNI AD Dekati Wanita Misterius Berkostum Hitam

15
0
Prajurit TNI sedang bernegosiasi dengan wanita misterius berhijab Hitam
Prajurit TNI sedang bernegosiasi dengan wanita misterius berhijab Hitam

SIAGAINDONESIA.COM Satuan Tugas Pengamanan Wilayah (Satgas Pamwil) Jakarta Pusat menyerahkan DM, wanita bercadar dan berjilbab hitam membawa ransel hitam di punggung tanpa paksa yang dicurigai sebagai “Pengantin” Bom bunuh diri di Jl M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.

Hal tersebut disampaikan Dandim 0501/JP BS Letkol Inf Wahyu Yudhayana di Makodim 0501/JP BS, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/19).

“Kami mendapat laporan dari Perwira Kodim bahwa, ada seorang wanita (DM) mencurigakan gerak-geriknya berjalan santai menuju gedung Bawaslu, dengan menggunakan pakaian dan ransel serba hitam, di sela-sela berlangsungnya Demonstrasi Hasil Pemilu,” kata Dandim 0501/JB BS.

Dandim mengatakan, kecurigaan semakin besar setelah rekan aparat terus melakukan peringatan dan himbauan terhadap DM, untuk diam di tempat tetapi tidak mengindahkan hal tersebut.

“Ketika itu saya memerintahkan Kepala Urusan Operasional (Kaurops) Kodim Jakarta Pusat Kapten Arm Sucita Sesko Wardana, untuk memonitor perkembangan dan pergerakan DM. Di saat DM terkonsentrasi dengan peringatan aparat, berkat keberanian, kehandalan berkomunikasi dan jiwa kemanusiaan yang tinggi dari Kaurops Kodim, DM mau menyerahkan diri tanpa dipaksa,” jelasnya.

Dandim menambahkan, saat ini, DM beserta barang bukti yang dicurigai berupa tas ransel berisi satu buku tafsir, satu Al-Quran kecil, satu air minum mineral dan satu botol obat telah diserahkan kepada Polda Metro Jaya.

“Guna pengembangan dan proses lebih lanjut,” imbuh Dandim 0501/JP BS mengakhiri.

Di sisi lain, Kapten Arm Sucita Sesko Wardana menjelaskan, bahwa sikap patriot yang beresiko tinggi ini yang dilakukan atas inisiatif pribadi karena adanya rasa prihatin dan berniat menyelamatkan seorang wanita lemah yang sedang berada dalam kepulan asap gas air mata sebagai akibat peringatan keras dari aparat.

“Saya berjalan perlahan dari arah samping DM dan langsung mengambil serta mengamankan tas ransel hitam yang diduga terdapat benda yang mencurigakan. Alhamdulilah, saya bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Hasil negosiasi yang singkat ini, saya  dapat membujuk DM untuk menyerahkan diri beserta barang yang dibawanya kepada aparat,” tutur Perwira Alumnus Akmil 2008 ini.Wn