Beranda HIGHLIGHT Gugatan Warga Bukit Mas Dikabulkan, PT BMS: Putusan Hakim Diklatoir, Kami Banding!

Gugatan Warga Bukit Mas Dikabulkan, PT BMS: Putusan Hakim Diklatoir, Kami Banding!

20
0
Wellem Mintarja selaku kuasa hukum PT Binamadju Mitra Sejati (BMS).

SIAGAINDONESIA.COM Gugatan class action warga perumahan Wisata Bukit Mas atas PT Binamadju Mitra Sejati (BMS) selaku Pengembang, dikabulkan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya sebagai putusan diklatoir. 

“Putusan diklatoir juga tidak menciptakan hukum baru, melainkan hanya memberi kepastian hukum atas keadaan yang ada. Meski gugatan warga perumahan dikabulkan, kalaupun tidak kami laksanakan tidak ada sanksi hukum,” demikian disampaikan Wellem Mintarja selaku kuasa hukum PT Binamadju Mitra Sejati (BMS), Sabtu (25/5/2019). 

Wellem menilai putusan Hakim Agus Hamzah tidak memerlukan eksekusi karena hanya bersifat menyatakan. Karena itu pihaknya akan mengajukan banding lantaran ada kekeliruan dalam putusan majelis hakim terkait penerapan tarif Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) yang dianggapnya telah dilakukan musyawarah. 

Menurut Wellem, selama ini pihaknya sudah menetapkan besaran tarif iuran IPL melalui musyawarah warga. Tapi ketika musyawarah, warga selalu menolak.

“Atas putusan hakim PN Surabaya, kami berencana untuk banding,” demikian Wellem.

Sebelumnya sejumlah warga di perumahan Wisata Bukit Mas, terutama di RW 006 melayangkan gugatan class action ke PT BMS. Gugatan ini Irwan Yuli Priharto, Neco Setiawan SP, Richard Suleman dan Dr Oscarius Yudhi Ari Wijaya MM serta Tan Khing Liong melawan PT Binamadju Mitra Sejati (BMS) terkait iuran IPL.

Dari beberapa poin yang diajukan, majelis hakim yang diketuai Agus Hamzah hanya mengabulkan sebagian saja. Salah satunya, adanya persetujuan warga bilamana pihak pengembang akan melakukan kenaikan tarif IPL.nya