Beranda News Dua Terdakwa Kasus Penyelundupan Komodo NTT Jalani Sidang Perdana

Dua Terdakwa Kasus Penyelundupan Komodo NTT Jalani Sidang Perdana

7
0
Dua Terdakwa Kasus Penyelundupan komodo Jalani Sidang Perdana, (foto: Ad)

SIAGAINDONESIA.COM Dua pria, Vekki Subun dan Muhammad Rizal Satria Lagi yang terjerat dalam kasus penyelundupan komodo asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai bergulir di meja hijau Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (28/5/2019).

Sidang perdana digelar di ruang sidang Tirta ini beragendakan pembacaan surat dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jatim, Muhammad Nizar.

Sidang berlangsung dibuka untuk umum dinyatakan oleh Ketua Majelis Hakim yang diketuai oleh Syifa’urosiddin.

Diketahui dalam surat dakwaan dibacakan JPU Nizar, menyebutkan pada kasus penyelundupan komodo ini melibatkan 5 orang sebagai tersangka, namun dengan berkas terpisah.

Kali ini baru dua yang disidangkan. Sementara ketiga pelaku lainnya adalah Arfandi Nugraha, Andika Wibisono alias Amir alias Thalita Juliar dan Rizki Rosdiansyah.

“Perbuatan terdakwa bertentangan dengan Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf a dan c Undang-undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekositemnya jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP,” kata JPU Muhammad Nizar saat membacakan dakwaanya, (27/5).

Dijelaskan JPU Muhamamd Nizar, komodo tersebut dibeli terdakwa dari Edward Guntur Hermawan alias Edo, Warga Flores NTT yang telah ditetapkan sebagai DPO. Komodo tersebut dibeli seharga 6 hingga 8 juta rupiah per ekor dan dijual melalui media sosial facebook seharga Rp 12 juta.

“Terdakwa menjual secara langsung bertemu dengan pembeli atau melalui media sosial Facebook,” terangnya.

Atas dakwaan jaksa tersebut, kedua terdakwa mengaku tidak mengajukan eksepsi. Persidangan perkara ini langsung dilanjutkan ke pembuktian, yakni mendengarkan keterangan Haryanto, saksi penangkap dari Ditreskrimsus Polda Jatim. Untuk diketahui, Perkara penyelundupan komodo ini diungkap oleh Ditreskrimsus Polda Jatim. Selain mengamankan lima ekor komodo, Petugas berhasil mengamankan satwa lainnya yang dilindungi negara, diantaranya sepuluh ekor berang-berang, lima ekor kucing hutan atau kucing kuwuk, seekor jelarang, tujuh ekor lutung budeng, enam ekor trenggiling, seekor cukbo ekor merah, seekor elang bido, seekor kakatua maluku hingga kakatua jambul kuning. Ady