Beranda News Polda Jatim Musnahkan Barang Bukti Hasil Operasi Pekat Semeru 2019

Polda Jatim Musnahkan Barang Bukti Hasil Operasi Pekat Semeru 2019

16
0
Pemusnahan Barang Bukti Dari Operasi Pekat 2019 Di Mapolda Jatim, (foto: Ad)

SIAGAINDONESIA.COM Barang bukti yang didapat dari hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru menghadapi Lebaran 2019, diantaranya sabu-sabu seberat 5,5 kilogram, 78.617 botol Miras dan 26 ribu pil PCC dimusnahkan Kepolisian Daerah (Polda) Jatim, Selasa (28/5/2019).

Pantauan Sicom dilokasi, proses pemusnahan disaksikan langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Mayjen TNI R Wisnoe Prasetija Boedi.

Acara diawali dengan pengecekan kandungan barang bukti jenis sabu oleh petugas Labfor Surabaya yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Dirreskrimum Kombes Pol Gupuh Setiyono dan Dirresnarkoba Kombes Pol Sentosa Ginting L Manik.

Selanjutnya, secara simbolis masing-masing pejabat memusnahkan barang bukti berupa Miras dengan melempar ke tempat pelindasan dan pemusnahan barang bukti sabu ke mesin incenerator.

Dijelaskan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera Operasi Pekat Semeru digelar selama 14 hari, sejak tanggal 15 Mei hingga 28 Mei 2019 ini berhasil menjaring enam orang tersangka, dalam kasus kepemilikan sampai pengedar narkotika.

“Selain yang kita gerebek di Kediri tempat pelacuran, juga kita temukan barang haram untuk dimusnahkan, ada pil koplo, miras, hingga narkoba yang lainnya,” lanjut Barung.

Masih kata Barung, dijelaskannya Operasi Pekat Semeru ini memang rutin dilakukan untuk menekan penyakit masyarakat yang kerap terjadi. Selain itu, operasi ini juga digelar di bulan Ramadan agar masyarakat bisa beribadah dengan lebih tenang.

“Operasi ini untuk menekan penyakit masyarakat, yang dikenal molimo. Setelah operasi pekat ini kita menjalin operasi ketupat dalam rangka melayani masyarakat yang mudik dan meninggalkan Jatim agar lancar,” pungkasnya. Ady