Beranda Headline Idul Fitri, Gubernur Khofifah Pastikan Ketersediaan Daging Aman

Idul Fitri, Gubernur Khofifah Pastikan Ketersediaan Daging Aman

15
0
Gubernur Khofifah sidak RPH Pegirikan

SIAGAINDONESIA.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menyebut ketersediaan daging sapi menjelang dan hingga Hari Raya Idul Fitri 2019 cukup, stoknya aman. Selanjutnya, Khofifah berharap masyarakat di Jatim tidak perlu khawatir untuk pemenuhan kebutuhan daging menjelang Idul Fitri.

 

Memastikan ketersediaan daging, Khofifah turun langsung melakukan sidak di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Pegirian, Surabaya, Jumat (31/5/2019), dini hari.

 

InsyaAllah ketersediaan daging sapi aman menjelang dan di Hari Raya Idul Fitri,” kata Khofifah saat melihat langsung pemotongan ternak sapi, di RPH Pegirian, Surabaya, Jumat dinihari.

 

Saat itu Gubernur Jatim Khofifah didampingi Sekdaprov Jatim, Kadisperindag Jatim, Kadis Peternakan Jatim, dan Kadis Kelautan dan Perikanan Jatim.

 

Kepada wartawan Khofifah menjelaskan, permintaan daging sapi  menjelang Hari Raya Idul Fitri semakin meningkat. Sebagai contoh,  RPH Pegirian Surabaya setiap harinya memotong 150 sapi per hari. Jumlah tersebut meningkat pada bulan Ramadhan yang  mencapai 200 ekor sapi per hari.

 

“Pada H-3 Hari Raya Idul Fitri, RPH Pegirian siap meningkatkan jumlah sapi yang dipotong mencapai 250 ekor. Itu bertujuan agar memberikan rasa aman bagi masyarakat akan kebutuhan daging sapi,” tambahnya.

 

Khofifah menuturkan, masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan daging sapi, karena stok sapi mencukupi.  Masyarakat dipastikan akan memperoleh daging yang siap dikonsumsi dengan kualitas yang baik.

 

“Sapi yang akan disembelih terlebih dahulu akan ditransitkan dalam waktu tertentu. Tujuannya agar sapi tersebut saat disembelih bisa pada kondisi yang bagus, sehingga dagingnya juga berkualitas,” ujarnya.

 

Bagi umat Muslim, lanjutnya, semua sapi yang disembelih sudah sesuai dengan kualifikasi yakni dengan melibatkan juru penyembelih halal. Sehingga, daging yang disembelih bisa dipastikan kehalalannya untuk dikonsumsi.

 

Selain itu, RPH juga menyediakan dokter hewan, untuk mengecek kondisi sapi siap yang siap potong atau tidak. Ada kualifikasi sapi yang tidak boleh dipotong, yaitu sapi betina yang masih produktif.

 

“Bisa dilihat, ada sapi yang tidak lolos kualifikasi karena sedang hamil. Pada posisi seperti ini syarat utama harus dipenuhi,” terangnya.

 

Di kesempatan itu, Khofifah juga memastikan harga daging di beberapa pasar yang menjadi titik pantau BPS pada posisi normal. Dicontohkan di Pasar Pucang, harga daging super pada posisi Rp. 120 ribu per kg, kualitas dibawahnya pada harga Rp. 105 ribu dan Rp. 85 ribu per kg.

 

“Harga tersebut masih termasuk standar harga normal,” tambahnya.tji